Da Jia Xue Dao Hao,

Pertama-tama, kami ucapkan terima kasih atas partisipasi dan dukungan taoyu-taoyu semua pembaca setia Majalah Intan Dalam Debu dan Intan Dalam Debu – the web.

Agar majalah dan website Intan Dalam Debu ini dapat selalu tampil dengan artikel-artikel dan isi yang lebih menarik, variatif dan inovatif, kami mengharapkan saran, kritik, serta kiriman naskah, artikel ataupun laporan kegiatan dari daerah masing-masing untuk bahan informasi bagi kemajuan Tao pada umumnya dan siu tao kita pada khususnya.

Kami dari redaksi menyampaikan bahwa Intan Dalam Debu – the web sekarang dapat diakses langsung melalui www.intandalamdebu.com ataupun melalui link-link website-website Tao kita seperti biasa.

Saran, kritik, dan kiriman naskah bisa langsung di tujukan ke idb@taoindonesia.org

Terima kasih atas perhatiannya, salam Tao

gong3Bila Tahun Baru Imlek tiba, bagi kita suku Hua hari itu adalah hari yang ditunggu-tunggu dengan sukacita. Pada hari itu dimulai, suatu pengharapan baru muncul agar di tahun yang baru itu banyak mendapat berkah melebihi apa yang kita dapat ditahun sebelumnya. Hal-hal yang tidak baik, kesialan segera ditinggalkan untuk memulai sesuatu yang baru dengan pengharapan baru.

Biasanya tradisi suku Hua dimalam sebelum tahun baru imlek seluruh keluarga berkumpul untuk makan malam bersama, bersuka cita bersama untuk menyambut tahun yang baru. Saat itu adalah momen yang paling membahagiakan.

Setelah bersantap bersama, kemudian dilanjutkan dengan bersembahyang di kelenteng-kelenteng ataupun dirumah bagi yang mempunyai altar sembahyang.

Namun bagi kita umat Tao, sembahyang di malam tahun baru Imlek bukan sembahyang biasa sekedar menancapkan hio di hiolo sambil memanjatkan doa. (lagi…)

tek hay kiong 2Tradisi suku Hua pada saat Tahun Baru Imlek adalah mengunjungi orang tua, sanak saudara untuk berkumpul, bersilaturahmi karena dalam setahun mungkin hanya pada saat itulah dapat bertemu dan berkumpul bersama mempererat tali persaudaraan.

Bagi anak-anak saat itu adalah hari yang sangat menyenangkan karena akan mendapatkan angpau yang hanya sekali dalam setahun diperoleh, begitu pula dengan muda-mudi yang belum menikah masih juga bisa mendapat angpau dengan harapan akan bertambah hoki.

Sedangkan yang telah menikah berkewajiban memberi angpau kepada orang tuanya. (lagi…)

Dari : One Ping, Lampung

Clipart Illustration of a Tough Strong White Man Flexing His BigMungkin setelah membaca judul yang tertera di atas banyak orang akan berpikir apakah benar pernyataan seperti itu?

Kembali lagi ke makna siutao itu sendiri, apa sih Siutao itu?

Siutao itu merevisi, tidak hanya fisik dan mental saja, tapi semua aspek yang ada di kehidupan kita ini. Tapi banyak orang yang tidak tahu akan makna dari siutao itu sendiri, akhirnya putus di tengah jalan, keyakinan mereka dalam proses siutao pun semakin lama semakin redup, dan akhirnya menghilang. (lagi…)

Dari : Mirianto, Jakarta

080221-132959Setiap orang dalam hidup ini pasti pernah mengalami kesalahan ataupun kegagalan. Tidak ada seorangpun yang selalu berada di posisi atas atau juga yang selalu berada di posisi bawah. Tapi yang menjadi masalah adalah bagaimana orang tersebut dapat mengatasi kegagalannya itu? Apakah dengan menerima dengan lapang dada kegagalan yang dialaminya? Sangat sedikit sekali orang yang mampu menerima dengan lapang dada kegagalan yang dialaminya. Kebanyakan yang dilakukan dari orang jika mengalami kegagalan adalah dengan selalu menyalahkan orang lain, keadaan atau situasi, diri sendiri, atau bahkan Tuhan / Dewa.

Lalu bagaimana kita sebagai umat Siutao mengatasi kebiasaan buruk yang selalu menyalahkan orang lain, keadaan atau situasi, diri sendiri, bahkan Tuhan / Dewa? Berikut ada 4 hal yang dapat dilakukan :

(lagi…)

Dari : Yeo C.W, Jakarta

employee-recognitionDi dunia dengan persaingan ketat seperti ini kita sering mengalami kendala-kendala yang membuat kita menjadi patah semangat, putus asa, frustasi dalam melanjutkan hidup. Kita butuh seseorang untuk menyemangati kita, membangkitkan kita, memberi kita jalan keluar dari masalah-masalah yang kita hadapi.

Oleh karena itu, tukang ramal, ahli fengshui, dan motivator adalah orang-orang yang paling dicari sekarang ini.

Kita ingin di ramal agar kita bisa mengetahui masa depan kita, tentu saja yang ingin kita dengar adalah yang indah-indah agar mimpi kita selama ini tidak pupus oleh keputus-asaan kita sehingga kita bisa menyemangati diri kita untuk berusaha lagi. Bila tukang ramal mengatakan yang jelek-jelek, kita bilang si tukang ramal tidak jitu. Kita berpindah ke tukang ramal lain sampai kita menemukan tukang ramal yang mengatakan hal-hal yang indah mengenai kita. (lagi…)

250px-Daoist_ritual_from_plumUntuk diketahui, dalam agama Tao kita terdapat banyak upacara ritual keagamaan yang bisa kita implementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, diantaranya adalah :

* Upacara Doa Hari Kebesaran Dewa-Dewi (Shen Xian Ji Ri Qing Dian Yi Shi)

Pada saat hari kebesaran Dewa-Dewi diadakan ritual/upacara di taokwan-taokwan/klenteng-klenteng. Dalam upacara ini biasa digunakan satu hio besar untuk pemimpin upacara dan seluruh umat masing-masing menggunakan satu hio kecil.

* Upacara Doa Pernikahan Umat Tao (Dao Jiao Jie Hun Yi Shi)

Pada saat ini upacara pernikahan secara agama Tao sudah dapat dilaksanakan secara resmi di beberapa taokwan/kelenteng.

* Upacara Doa Awal Mulai Melakukan Kegiatan yang Sangat Penting (Gong Cheng Kai Gong Yi Shi)

Dalam agama Tao, ada semacam ritual untuk mengawali suatu kegiatan yang sangat penting antara lain : Peresmian sebuah taokwan/kelenteng, peresmian gedung, doa bersama untuk kedamaian negara dan lain-lain. Biasanya ritual ini dimulai dengan sembahyang kepada Tuhan Yang Maha Esa (Thien Kung) (lagi…)

Halaman Berikutnya »