Intan Dalam Debu – the web

Agama TAO menuju Era Baru

Posted by adminidb February 23, 2014, under Volume 10 | No Comments

Agama TAO menuju Era Baru

Makalah Taoyu Jawa Timur

 

Agama TAO menuju Era Baru

Apa yang dimaksud Era Baru ? Era Baru adalah Jaman Baru. Mulai tahun 2001 kita masuk era baru yaitu era milenium ke 3. Karena tahunnya disebut era baru maka apa saja yang ada di dunia memasuki era baru.

 

Orang-orang tidak mau ketinggalan jaman maka persaingan kita semakin sengit terjadi dalam bidang apa saja, misalnya dalam bidang persenjataan, ekonomi, budaya, kebudayaan sehari-hari semua mengalami perubahan tidak kecuali agama Tao.

 

Agama Tao apakah memasuki era baru dengan gaya baru? Jawabannya sudah pasti YA. Ia sedang dengan gaya barunya memandu menuju selangkah lebih maju menuju kesempurnaan.

 

Dengan asas alamiah (CE RAN) yang dominan, dari pertama-tama takut kekuatan alam tidak bisa dimengerti berubah menjadi mengerti dan akhirnya mampu menundukkan alam dan merubahnya. Sikap ini mau tidak mau sudah banyak memberikan kontribusi terhadap kelestarian lingkungan.

 

Permintaan masyarakat keadaan yang lebih maju membuat pandangan makin berubah. Dari asal sembah-sembah yang tidak masuk akal dan ketahyulan, berubah mengiring yang aneh-aneh itu dijadikan teologi untuk di riset dan diselidiki. Karena selalu diselidiki maka boleh dikata hal tersebut sudah menjadi ilmu pasti.

 

Sebetulnya ilmu pasti masih terdapat soal-soal yang belum terpecahkan dan dapat dikatakan masih berbau misteri dan religius.

 

Mengikis habis ketahyulan dan memupuk kepercayaan yang benar dan mendirikan kebenaran, bukan lagi slogan dalam era baru melainkan suatu yang kita jalani.

 

Karena umat jaman sekarang lebih banyak yang terdidik ditambah peningkatan kesadaran dan mau mencari dimensi yang tertinggi dalam batin. Disitu timbul ideologo-ideologi yang melangkahi jaman dan akan mendorong kita maju terus.

 

Agama Tao adalah agama yang kongkrit, selalu berusaha agar umatnya maju terus, memperbaiki kehidupan sehari-hari menuju kesempurnaan. Slogan yang digunakan adalah :”Hari esok harus lebih baik dari sekarang”.

 

Siu Sin Yang Sin sebagai pedoman untuk memperbaiki fisik dan mental merubah pandangan individu yang sempit menjadi menyebarluaskan Tao, mengajak semua orang untuk belajar Tao. Sampai semua orang sehat jasmani dan rohani, juga saling membantu.

 

Umat Tao bagaimana caranya masuk era baru ?

 

Sudah tentu harus pandai memilah dan bersikap Positif, sebisa mungkin menyebarluaskan Tao dengan menggunakan sarana yang ada agar hidup lebih berarti.

 

Ajaran falsafah hidup Tao yang diajarkan oleh para nabi dan guru besar Tao, menuntun umat manusia untuk selalu berpegang pada ‘ilmiah’ serta juga memahami ‘kedewaan’. Agama Tao mengajarkan umatnya untuk selalu merevisi fisik dan mentalnya, sehingga jasmani dan rohaninya menjadi sehat ( Mind and Soul), berpandangan luas, rajin dan bisa dipercaya, tidak sombong, tidak mencari gara-gara, menghormati orang tua dan para leluhur, senantiasa berusaha menuju ‘Kesempurnaan’ sehingga menciptakan suasana tentram dan damai dalam keluarga dan masyarakat sekitarnya.

 

Agama Tao mengajarkan agar kita selalu menjaga keseimbangan, baik dalam pikiran maupun tindakan-tindakan kita, juga menyadarkan kita untuk tidak bertindak berlebihan. Apabila sedang marah, tidak gelap mata. Jika sedang senang, tidak lupa daratan,; jika sedang dirudung malang, tidak merasa segalanya sudah ‘habis’. Kita diajar untuk selalu tabah, selalu berusaha dan tidak mudah putus asa. Hal ini akan sangat mendukung di dalam kehidupan berkeluarga. Menjadikan keluarga itu selalu optimis dan mantap melangkah ke depan.

 

Agama Tao juga mengajarkan kepada kita untuk ‘tidak terpaku pada satu titik’, tidak berpikiran kolot, dapat mengikuti perkembangan jaman. Hal ini sangat perlu untuk bersosialisasi dengan orang-orang di sekitar kita, terutama dengan anggota keluarga kita sendiri.

 

Dengan demikian akan tercipta suasana saling menghargai dan toleransi yang tinggi, serta terjalin komunikasi yang sehat dan baik di antara anggota keluarga.

 

Yang sudah kita bicarakan diatas adalah dalam lingkup ‘Kemanusiaan/ilmiah’, namun ada yang tidak kalah pentingnya adalah yang berhubungan dengan lingkup ‘kedewaan’.

 

Agama Tao terutama melalui ‘Tao Ying Suk’nya, memberi jalan bagi manusia di dalam proses merevisi fisik dan mental, melalui Sen Kung, Chi Kung dan Cing Co Kung, juga memberikan ‘cara’ bagi umat manusia untuk berkomunikasi (berhubungan) dengan para Dewa-Dewi.

 

Dengan mengetahui dan mengerti, serta mengalami/menjalani sendiri, maka kita akan menyadari bahwa kehidupan manusia itu mengikuti suatu aturan / hukum, yaitu TAO. Juga akan memberikan kesadaran bahwa Dewa-Dewi yang kita sembah dalam Agama Tao benar-benar ada. Hal ini memberikan suatu ‘pegangan hidup’ yang kokoh bagi umat Tao, sehingga kehidupannya menjadi lebih cerah dan berarti. Tentu saja ini merupakan anugrah yang sangat berharga bagi kehidupan berkeluarga.

 

Umat Tao juga selalu dianjurkan untuk banyak berbuat kebajikan / amal (Kung Tek). Sifat mau berkorban demi orang lain, ini adalah salah satu syarat untuk membuat rumah tangga menjadi harmonis dan bahagia.

 

Tentu kita semua mengerti bahwa apabila para anggota keluarga mempunyai sifat-sifat ‘bajik’, maka tentu keluarga demikian akan mendapat anugrah dan senantiasa dilindungi oleh para Dewa-Dewi.

 

Sungguh ini merupakan suatu yang luar biasa yang sulit dipahami oleh manusia awam.

 

Yang disebutkan di atas adalah hanyalah sebagian kecil dari yang diajarkan Agama Tao, namun dari yang sedikit ini sudah begitu banyak yang berguna bagi keharmonisan dan kebahagiaan sebuah rumah tangga.

 

Pendek kata, jika ajaran-ajaran Agam Tao dapat dipelajari dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, niscayalah sifat-sifat yang disebutkan pada awal tulisan bisa tumbuh subur di dalam sebuah rumah tangga, dan tidak perlu diragukan lagi bahwa rumah tangga itu akan harmonis dan bahagia.

 

Umat Tao yang senantiasa berusaha untuk menuju “Kesempurnaan” pastilah dapat menjadi anggota suatu rumah tangga yang diidamkan tersebut. Sungguh beruntung orang-orang yang jadi penganut Agama Tao.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*