Intan Dalam Debu – the web

Apa Itu ? Jing Cing Wu Wei

Posted by adminidb November 24, 2014, under Volume 12 | No Comments

Apa Itu ? Jing Cing Wu Wei

Oleh : Lung Ye – Bandar Lampung

 

Menurut pandangan pribadi saya

 

Jing Cing Wu Wei sering dibicarakan dan didiskusikan, namun apa makna dari “Jing Cing Wu Wei” itu dan apa hubungannya dengan orang Siu Tao? Di sini saya ingin mencoba untuk menyampaikan sedikit pandangan saya terhadap “Jing Cing Wu Wei” itu.

 

Saya akan mengartikan kata “Jing Cing Wu Wei” terlebih dahulu. “Jing” berarti tidak terpengaruh atau terkungkung oleh harta benda dan kekayaan. “Cing” adalah pikiran tenang dan berhati jernih. Jika kedua huruf itu digabung menjadi satu, maka akan mengandung makna “Beristirahat Sempurna”. Beristirahat sempurna adalah jika fisik dan pikiran dapat beristirahat secara total. Pada umumnya yang terjadi adalah beristirahat badannya saja namun pikirannya jarang bisa beristirahat sebab orang-orang selalu terkungkung oleh hal-hal yang memusingkan, misalnya urusan rumah tangga, urusan keuangan, urusan lingkungan, urusan nama, urusan kekayaan dan lain-lain yang sulit untuk dilepaskan. Sedangkan yang namanya istirahat hanya untuk memulihkan kondisi badan yang lelah, supaya dapat bekerja dengan baik lagi.

 

Tapi bagi orang Siu Tao, istirahat itu bermakna luas. Selain badannya beristirahat, pikirannya pun juga beristirahat, sebab orang Siu Tao tidak mudah terkungkung oleh hal-hal yang memusingkan, hatinya bisa tenang dan jernih. Sehingga membuat otak bisa mencapai tingkat beristirahat total, ini juga membuat orang Siu Tao bisa berkonsentrasi untuk Lien Kung, tidak berpikir simpang siur.

 

Sedangkan makna kata “Wu Wei” dalam kehidupan nyata bisa diartikan berbuat untuk orang lain atau berbuat baik pada orang lain, yaitu setelah berbuat, kita tidak ingat lagi, apalagi meminta imbalannya, seperti kita tidak pernah berbuat apapun.

 

“Wu Wei” dikalangan orang Siu Tao mengandung makna yang luas. “Wu Wei” adalah “Wu Suo Pu Wie, Wu Suo Pu Nang Wei” yang artinya “tidak ada yang tidak dibuat, tidak ada yang tidak bisa dibuat, tapi sepertinya semuanya tidak ada yang dibuat”. Inilah arti “Wu Wei” dalam Siu Tao.

 

Sekarang saya ingin jelaskan “Jing Cing Wu wei” dengan lebih mendetail. Pertama-tama saya jelaskan kata “Jing” dahulu. “Jing” adalah “Jing Sie” yang artinya pikiran plong, di dalam Tao disebut “Ci” yaitu dasar atau syarat, artinya dasar atau syarat pertama untuk belajar Tao karena orang Siu Tao yang diutamakan adalah pikiran harus bisa plong baru bisa Siu Tao.

 

Sebab kalau orang Siu Tao selalu memikirkan nama, harta benda dan kekayaan, mana mungkin bisa berkonsentrasi untuk Siu Tao, hanya namanya saja Siu Tao.

 

“Cing” adalah “Cing Ting” yang berarti hatinya tenang dan tentram. Di dalam Tao disebut “Kung” yaitu kekuatan. Maknanya dalam “Lien Kung” kalau hati kita bisa tenang dan tentram, kita bisa menambah kekuatan, mengapa? Sebab orang Siu Tao kalau bisa membuat hati menjadi tenang dan tentram, otaknya pun dapat beristirahat secara total, tidak berpikir macam-macam, sehingga kemudian bisa mencapai tingkat “melupakan diri”. Bersamaan ini juga sukma kita bisa jadi kokoh sehingga kekuatan pun ikut bertambah. Seperti di dalam “Jing Cing Cin” berkata, “Ren Neng Cang Cing Cin Tien Tie Sik Cie Kui”, artinya kalau orang selalu bisa tenang dan tentram akan dapat kekuatan dari langit dan bumi atau alam.

 

“Wu Wei di dalam Tao disebut badan Tao yaitu sebagai pokok dari Siu Tao, mengapa? sebab “Wu Wei” bagi orang Siu Tao adalah masalah tingkatan. Di atas sudah saya sebut “Wu Wei” adalah “Wu Suo Pu Wei. Wu Suo Pu Neng Wei”, ini dalam ilmu kegaiban adalah semacam peningkatan fak yang tinggi, saya ambil salah satu contoh untuk menerangkan hal ini supaya lebih gampang untuk dimengerti. Contohnya ada satu orang kena sakit muntaber, di dalam keadaan tidak ada obat, tidak ada dokter, untuk menolong, kita minta air mantera atau Cia Cu Sui. Waktu kita minta Cia Cu Sui, kita memohon kepada Dewa lalu baca Cen Yen. Tapi kalau orang yang sudah mencapai tingkat “Wu Wei”, ia sudah tidak perlu membaca Cen Yen lagi, hanya cukup ambil segelas air dan bilang “Ini air diminum, sebentar juga sembuh” dan ternyata orang sakit itu sembuh setelah meminum air mantera itu. Mengapa bisa begitu? Coba tolong dipikirkan masing-masing.

 

Hubungan antara “Jing Cing Wu Wei” terhadap orang Siu Tao sangat erat sekali, sebab kalau kita Siu Tao mau mencapai satu tingkat harus mulai diperlihatkan dari sini, kalau tidak kita Siu Tao hanya sebatas kulitnya saja.

 

Sayangkan?!!

 

Salam Tao.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*