Intan Dalam Debu – the web

KENANG – KENANGAN YANG TAK DAPAT SAYA LUPAKAN

Posted by IDB March 1, 2002, under Volume 12 | 1 Comment





KENANG – KENANGAN YANG TAK DAPAT SAYA LUPAKAN

Dari : Tjan Hua Ling - Wonosobo

 

Sudah sejak lama saya mengikuti ceramah-ceramah Tridharma. Sampai suatu ketika antara tahun 1990 an di TAO YING dan menjalani TAO YING SUK ini sampai sekarang.
Sebelumnya memang saya sudah ada penyakit darah tinggi dan sering berobat dan check-up di R.S.K. Parakan sejak Tahun 1972 sampai sekarang saya masih kontrol 2 sampai 3 bulan sekali.

Pada tahun 1992 sepulangnya dari Jakarta, tekanan darah saya naik sampai 190 dan dibawah 100. Sorenya saya ke R.S.K. Parakan, ketika saya turun dari mobil dan mau menutup pintu namun kaki terasa lemas, tidak ada tenaga sehingga saya jatuh ke belakang…untung istri saya berdiri di belakang saya, sehingga dia kejatuhan badan saya. Tetapi dia tak kuat menahan berat badan saya sehingga istri jatuh terduduk dan kepala saya jatuh dipangkuannya, kepala saya terhindar dari lantai yang keras. Kami bersyukur telah dilindungi oleh Maha Dewa (SEN). Lalu saya diperiksa oleh Dokter dan diukur tekanan darah naik menjadi 200 dan 120 bawahnya, tangan dan kaki kiri saya lumpuh tidak ada tenaga. Pada waktu itu teman Tao Yu di Wonosobo bertanya kepada Maha Dewa dan memberi tahu isteri saya bahwa saya harus dipindahkan dari R.S.K. Parakan. Benar saja, esok paginya saya dibawa dengan ambulance ke Yogya untuk diperiksakan ke Dokter ahli syaraf disana, ternyata kepala saya baik tak ada cacat. Setelah saya mendapat kamar untuk dirawat di R.S di Yogya, alat untuk memasukan obat ke badan saya di R.S tersebut hanya ada tiga buah dan sedang dipakai semua, tapi kebetulan sekali setelah saya dikamar perawatan, alat untuk memasukan obat itu dibawa oleh salah satu suster masuk ke kamar perawatan saya, kata suster alat ini baru saja selesai dipakai. Ya ! ? Dewa Thay Sang Lauw Cin selalu membantu kita semua yang percaya untuk melindungi kita diwaktu kita butuh bantuan. Dalam tempo 2 minggu saya sudah dapat pulang dan meninggalkan Rumah Sakit.

Sampai hari ini saya tetap latihan Thay Sang Sen Kung dan Jikung di pagi dan malam hari sehingga saya tetap sehat biarpun kalau berjalan keluar rumah selalu membawa tongkat untuk menjaga jangan sampai jatuh lagi.

Pada tahun 1999, sewaktu para Taoyu dari seluruh Jawa bikin pertemuan di Kaliurang Yogyakarta, ada Taoyu-Taoyu yang akan mendapatkan Huang Ie. Saya juga datang untuk mendengarkan ceramah Tao. Ada salah satu Taoyu menanyakan jika seorang yang sudah ada cacat badan dan mentalnya tidak beres, apakah boleh ikut menjadi Taoyu? Jika cacat mentalnya tidak bisa menjadi Taoyu. Waktu itu saya masih dapat berpikir panjang dan saya diam saja!? Diwaktu istirahat saya ketemu salah satu Sesiung yang sudah lama saya kenal. Lalu saya menanyakan tentang ceramah tadi, Sesiung tersebut menjawab bahwa yang cacat mentalnya dan tidak bisa mengikuti pelajaran Tao itulah yang tidak bisa SIU TAO.

Saya pernah minta tolong kepada Sesiung tersebut untuk melihat tanah kuburan papa saya di Parakan dan juga papa mertua di kota Wonosobo. Waktu itu saya belum kena stroke dan saya masih bisa naik-turun gunung. Setelah melihat semuanya itu maka Sesiung tersebut mengatakan letak tanah dan Hong Sui nya semua baik.

KENANG – KENANGAN YANG TAK DAPAT SAYA LUPAKANKejadian ini di bulan September 2001 setelah saya sembahyang dan latihan Senkung dan Jikung di depan altar Maha Dewa Thai Sang Lauw Cin di ruang depan, kira-kira jam 05.10 pagi saya biasa latihan jalan-jalan di ruang depan yang cukup lebar, sewaktu saya jalan antara kira-kira 3 meter diatas yang saya sudah lewati itu ada suara...DOR!! Saya kaget dan menengok ke belakang ternyata satu balok ukuran 16 x 11 cm, panjang kira-kira 2 meter jatuh ke bawah lantai dan diatas satu eternit pecah berlubang, orang-orang yang berada dibelakang keluar samua ingin lihat apa yang terjadi, saya percaya bahwa Maha Dewa selalu melindungi kita dan dimanapun kita berada.

Sekian pengalaman-pengalaman saya sebelum dan sesudahnya saya menjadi Taoyu, saya selalu dapat terhindar dari bahaya dan selalu dapat bantuan dari Sen. Pengalaman-pengalamn yang telah menjadikan kenang-kenangan saya yang tak dapat dilupakan dan saya merasa bahagia biarpun saya belum mendapat REN ERL DUNG SEN.

Salam TAO.

Share

Currently have 1 Comment

  1. Gimana apakah tao sudah ada di parakan temanggung, mohon penjelasan

Leave a Reply








*