Intan Dalam Debu – the web

Mengapa tempat sembahyang kita terlihat kotor ?

Posted by IDB March 1, 2002, under Volume 12 | No Comments





Mengapa tempat sembahyang kita terlihat kotor ?

Dari : Flyming Lika

 

Dengan melihat judul diatas sebenarnya kita dengan mudah dapat menjawabnya yaitu : “ Karena tempat sembahyang kita tidak pernah / jarang dibersihkan, maka terlihat kotor”.
Apa sesederhana ini ?
Disinilah perlu mengupas lebih dalam, mengapa sampai timbul pertanyaan diataas.
Latar belakang yang sering kita dengar sehubungan dengan altar sembahyang yang tidak boleh disentuh / dibersihkan secara sembarangan. Perlu tepat waktu, tepat cara ( upacara ) dan lain-lain untuk membersihkannya. Ini semua tidak salah kalau kita tahu waktu dan cara yang tepat tersebut.

Persoalannya menjadi bergeser dengan berjalannya waktu / jaman, yang akhirnya pengertian umum menjadi :”Altar Sembahyang / patung Dewa-dewi TAO tidak boleh dibersihkan, nanti Dewa Nya marah”. Menjadikan kita takut pada Dewa, bukan hormat pada Dewa. Inilah yang menjadi ironis, dari generasi ke generasi yang sembahyang ke klenteng terjadi degradasi identitas, pembodohan terhadap umatnya.

“Janganlah sembahyang menjadi beban hidup kita, karena hidup itu sendiri sudah beban”.

Perlunya PHO MI KHAI WU yaitu membongkar ketahayulan menuju kesadaran, nalar yang tinggi dan alamiah.

Bagaimana seharusnya ??
Kita perlu mengerti dan menjawab pertanyaan dibawah ini :
1. Kepada siapa kita menyembah / sembahyang ?
2. Bagaimana sifat-sifat dewa-dewi yang kita sembah tersebut ?
3. Mengapa kita harus menyembahnya ?
4. Bagaimana seharusnya kita menyembahnya ?

Mari kita diskusikan satu persatu pertanyaan diatas :
1. Kepada siapa kita menyembah / sembahyang ? Kita menyembah para Dewa-Dewi Tao / Klenteng. Beliau-beliau ini adalah para suci yang telah mendapatkan TAO nya, mencapai Sempurna Abadi ( Cen San Mei ).
2. Bagaimana sifat-sifat Dewa-Dewi yang kita sembah tersebut ? Sifat Dewa-Dewi Tao / Klenteng yang kita sembah adalah Welas Asih, tidak jahat, tidak suka menghukum umatnya. Justru karena welas asih Nya lah beliau selalu menolong umat Nya.
3. Mengapa kita harus menyembahnya ?
Kita menyembahNya karena :
a. Kita butuh pertolongan Nya.
b. Kita hanya tahu saat sekarang, tidak tahu hari esok bagaimana ?
c. Kematian adalah sebuah misteri, kehidupan tidak dimengerti.
d. Ketidak berdayaan selalu terjadi, sampai-sampai menghadapi kehidupan nyata penuh keraguan.
e. ......... lain-lain, silahkan ditambahkan sendiri.
4. Bagaimana kita seharusnya sembahyang ?

Sembahyang, jangan menjadikan hidup kita lebih terbebani. Yang paling pokok, adalah KETULUSAN dan KEBENINGAN HATI, HORMAT dan SOPAN, TIDAK TAKUT KEPADA PARA DEWA-DEWI TAO, SEDERHANA dan TIDAK BERTINDAK YANG ANEH-ANEH ( mencoba mengerti apa itu TAO ? )..

Akhir kata, kalau kita sudah mengerti dan selalu ingin maju selangkah lagi yaitu SIU TAO menuju kesempurnaan, maka ............ ALTAR SEMBAHYANG kita pasti akan terlihat bersih selalu, tidak serem / gelap lagi.

Bersihkan Altar Sembahyang setiap saat, maka Dewa-Dewi Tao pun akan dekat selalu dengan kita.

Salam TAO.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*