Intan Dalam Debu – the web

Perbedaan AGAMA dan KEPEERCAYAAN

Posted by adminidb November 12, 2014, under Volume 12 | No Comments

Perbedaan AGAMA dan KEPEERCAYAAN

Intan Dalam Debu

 

Sering kita mendengar baik secara langsung maupun tidak langsung, orang-orang yang mendiskreditkan Agama TAO atau agama lainnya yang kebanyakan dari negara timur seperti China, Jepang,dll dengan mengatakan bahwa yang mereka anut bukanlah Agama tetapi hanya “aliran kepercayaan” saja. Apakah hal tersebut benar?

 

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut diatas, kita akan mendefinisikan apa itu agama dan apa itu kepercayaan ?

 

AGAMA adalah suatu ajaran yang menuntun umat manusia ke dalam jalan kebenaran. Untuk dapat disebut sebagai agama harus memiliki kriteria sbb:

  1. Menuntun umatnya agar memiliki kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Memiliki guru besar atau disebut juga Nabi.
  3. Memiliki suatu ajaran bagaimana untuk menuju jalan kebenaran.
  4. Memiliki umat yang mengakui kebenaran ajarannya.
  5. Tidak akan pudar karena waktu atau dapat dibuktikan kebenarannya karena waktu.

 

KEPERCAYAAN adalah suatu perasaan atau keyakinan bahwa apa yang diyakini tersebut adalah benar. Kepercayaan memiliki kriteria sbb:

  1. Memiliki obyek
  2. Bersifat subyektif atau Penilaian diri sendiri
  3. Bersifat tidak tetap

 

Untuk memperjelas kedua hal tersebut akan kami berikan suatu contoh sbb:

 

AGAMA TAO -> menuntun umatnya percaya pada Thian Kung (Tuhan) dan Dewa Dewi serta memiliki guru besar atau Nabi Lao Tze, ajarannya sudah jelas tertulis dalam Thay Sang Lauw Cin Cen Cing, Tao Tek Cing dll memiliki jutaan umat yang mengakui kebenarannya serta walaupun berusia ribuan tahun tidak pernah pudar.

 

KEPERCAYAAN -> “si A percaya bahwa si B adalah orang sakti karena si A pernah melihat sendiri bahwa si B bisa mendatangkan uang dari udara”. Disini kita bisa melihat obyeknya adalah si B sedangkan kepercayaan si A dengan si C tidak sama maka dapat dikatakan penilaiannya bersifat pribadi. Mungkin suatu saat si A mengetahui bahwa semua yang dilakukan si B hanya trik belaka, sehingga suatu saat si A tidak percaya lagi sehingga sifatnya tidak tetap.

 

Jadi jelas sekali disini bahwa tidak ada yang namanya “Aliran atau ajaran Kepercayaan” itu. Yang pasti adalah Agama tetap Agama. Apalagi agama TAO yang telah berusia ribuan tahun tetap bersinar dan telah dianut oleh jutaan umatnya yang tersebar di seluruh dunia.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*