Intan Dalam Debu – the web

Bermasyarakat

Posted by adminidb March 2, 2015, under Volume 15 | No Comments

Bermasyarakat

Oleh :Bernard - Jakarta

 

Di bawah ini ada sebuah percakapan antara seorang senior dengan juniornya mengenai kenapa Siu Tao itu menekankan perlunya hidup bermasyarakat.

 

Junior: Kenapa kita harus hidup bermasyarakat dan tidak menyendiri di gunung atau tempat terpencil yang jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kehidupan duniawi?

 

Senior : Siu Tao adalah sebuah proses penggemblengan diri menuju Kesempurnaan Diri atau menjadi Manusia Seutuhnya (SEJATI) bukan menjadi manusia yang aneh2 atau menjadi setengah dewa setengah manusia. Dalam proses awalnya sangat penting untuk Mengenal dan Menjadi Diri Sendiri seperti apa adanya sebelum melangkah lebih jauh. Lalu segala potensi diri yang masih terpendam perlu digali terus menerus. Teori Tao perlu terus dipelajari di samping banyak melakukan Kuntek. Dengan hidup bermasyarakat, kita akan berinteraksi dengan banyak orang, situasi maupun kondisi yang sangat tepat untuk menempa diri ke arah yang lebih baik di berbagai bidang / aspek kehidupan. Kita perlu berpendidikan dan belajar banyak dari pengalaman orang lain dan mengambil hikmah dan fenomena kehidupan. Prinsip utama adalah hari ini harus lebih baik dari kemarin.

 

Junior : Kenapa dikatakan tepat? Bagaiman kita bisa mengenal diri di tengah berbagai urusan duniawi? Bukankah dengan banyaknya kita berinteraksi akan semakin kacau pikiran dan batin? Bukankah Siu Tao itu sifatnya INDIVIDU?

 

Senior : Sepintas memang sepertinya kita akan diombang-ambingkan oleh keruwetan duniawi, tapi sebetulnya kehidupan masyarakat merupakan tempat yang tepat untuk menggembleng dan mengenal diri sendiri lebih dalam. Dalam suasana tenang, nyaman, terpencil, dan monoton memang akan lebih mudah untuk mengendalikan dan melatih diri. Tapi situasi yang monoton dan nyaman seperti ini sebetulnya menjadikan makin sulit untuk MELIHAT dan MENYADARI KARAKTER DIRI yang sebenarnya. Orang yang bisa tenang di kehidupan terpencil belum tentu bisa mempertahankan ketenangannya di situasi yang berbeda dikarenakan memang lebih mudah menjadi sabar, baik, welas asih dan bijak di tempat yang sunyi dan tenang. Segalanya mungkin akan berbeda bila orang itu berada di tengah keruwetan kehidupan duniawi seperti kemacetan lalu lintas yang semrawut, tekanan hidup, keluarga, pekerjaan, sosial, dsb. Sebenarnya di tengah keruwetan inilah kita bisa menyadari karakter diri sendiri dengan menggunakan WU dan kepekaan diri yang kita miliki. Cara kita bersikap dan bertindak di tenagh tekanan kehidupan merefleksikan kualitas diri kita. Siu Tao memang INDIVIDU sifatnya dalam artian DIRI SENDIRI yang digemblengbukan diri orang lain, tapi prosesnya dengan bersosialisasi bukan memencilkan diri. Jadi hidup bermasyarakat merupakan cara yang tepat untuk menggembleng dan menggali terus semua potensi diri ke arah yang lebih baik dengan tujuan menjadi Manusia Sejati.

 

Junior : Oh Begitu!!

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*