Kebahagiaan
Saduran Oleh : Shi Hai- Semarang
Setiap hari kita hidup menghadapi berbagai macam kejadian suka dan duka selalu silih berganti, bahkan sepertinya duka yang dihadapi lebih banyak dari sukanya. Apakah memang demikian itu kehidupan? Tidak dapatkah kita meraih lebih banyak suka daripada duka? Jika demikian bukankah hidup menjadi sangat membosankan?
Sebenarnya kebahagiaan itu tidak pernah terlalu jauh dari kita asal kita bisa mau untuk meraihnya sendiri, karena segala sesuatu itu selalu berubah tidak pernah ada yang tetap.
Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencapi kebahagian yaitu :
- Belajar dari orang lain
- Belajar dari orang lain yang berbahagia, lalu ikuti caranya.
Kita bisa mengamati orang lain misalnya si Polan, kenapa ya keluarganya bisa rukun terus naggak pernah ada keributan? Sedangkan rumah tanggaku koq terus saja ribut setiap hari. Ooh ternyata dalam kehidupan keluarga si Polan diterapkan suatu peraturan tak tertulis bahwa jika ada yang melakukan kesalahan di dalam rumahnya maka boleh ditegur secara halus tapi tidak dimarahi. Dan untuk yang melakukan kesalahan saat ditegur tidak boleh merasa dibenci tapi justru harus merasakan bahwa justru karena masih sekeluarga dan saling menyayangi maka teguran itu berani diberikan. Jika demikian coba hal ini kuterapkan di rumahku mungkin keributan yang ada selama ini bisa dihilangkan. Jika sudah tidak ada keributan lagi dirumahku, bukankah kebahagian dapat tercipta?
- Belajar dari orang lain yang tidak berbahagia, lalu jangan ikuti caranya.
Misalnya : kita lihat si Donkey, kenapa ya ia sudah berumur sedemikian tua tidak juga bisa hidup mandiri, tidak bisa menghasilkan uang sendiri, masih selalu minta kepada keluarganya yang lain, tidakkah ini memalukan dan menyiksanya? Setelah kita amati ternyata si Donkey itu memang dari kecil tidak pernah diajari oleh orang tuanya untuk mandiri segala sesuatu keinginannya selalu dipenuhi karena kebetulan orang tuanya tergolong orang yang berada. Bahkan ketika si donkey tidak mau melanjutkan sekolahnya lagi dikabulkan karena orang tuanya berpikir tidak usah sekolah tinggi ? tinggi kahn kami masih mampu membiayai si Donkey. Tetapi mereka tidak berpikir apakah harta bisa terus bertahan jika tidak dikelola dengan baik? apakah orang yang tidak mempunyai kepandaian apapun dan hanya selalu dimanja bisa mengkelola harta secara baik? Kemudian saat orang tua Donkey meninggal karena kebodohannya maka harta yang ditinggalkan oleh orang tuanya hanya dipergunakan untuk berfoya-foya dan saat harta tsb habis, Donkey tidak bisa mencarinya kembali bahkan untuk melamar pekerjaaan pun tidak ada perusahaan yang mau menerimanya.
Dari pengalaman tsb maka alangkah bijaksananya jika kita mampu maka kita justru harus dapat mendidik anak-anak kita agar mau lebih giat belajar bahkan jika perlu harus dapat lebih pandai dari yang lain karena kita mampu untuk mempelajari ilmu apapun yang kita inginkan. Dan kelak inilah harta yang tidak pernah habis.
- Hidup untuk saat ini dan terapkan tujuannya.
Banyak orang yang merasa hidup selalu dalam penyesalan kenapa ya waktu aku muda dulu aku tidak melakukan ini coba aku menjalankannya pasti aku sudah bahagia. Atau ada juga orang yang cemas akan masa depannya, bagaimana ya jika aku telah tua adakah orang yang mau mengurusku? Apakah aku akan sehat atau sakit-sakitan jika kelak tua ya? dan sebagainya orang ini setiap hari selalu mencemaskan masa tuanya tanpa berusaha apapun, lalu apakah gunanya? Hal yang terbaik kita lakukan adalah hidup saat ini. Jadi berbuatlah terbaik saat ini maka kelak tidak akan menyesal dan tidak perlu mencemaskan masa depan karena jika telah kita persiapkan sejak sekarang segala sesuatunya dengan baik maka apalagi yang harus dicemaskan? Ada satu contoh yang paling mudah yaitu kita melihat orang memasang keramik lantai. Pertama-tama ia akan memasang benang utuk jalur keramik yang akan dipasangnya. Tetapi saat memasang ia tidak terpaku untuk selalu melihat keujung benangnya karena ika ini yang ia lakukan tentu keramik yang ia pasang tidak akan lurus, atau pun saat memasang ia tidak akan selalu melihat kebelakang ke keramik yang sudah dipasangnya melainkan ia akan dengan cermat memasang satu persatu keramik tersebut dengan selalu memperhatikan keramik yang sedang dipasangnya tepat pada garis benang yang ia buat dengan demikian barulah ia dapat memasang keramik secara benar.
- Lihat segala sesuatu dari sisi yang sebaliknya sisi yang baik
Saat kita menghadapi kesulitan jangan terus tenggelam dalam kesedihan tersebut tapi cobalah untuk melihat sisi sebaliknya dari kejadian tersebut, maka kita akan menemukan kebahagiaan. Ada sebuah cerita : Ada seorang ibu yang tiap hari kerjanya menangis terus, hingga pada suatu hari ada seorang yang bertanya pada ibu tsb. ? Bu, mengapa ibu hari ini menangis ?? Kemudian ibu tsb menjawab aku sangat sedih karena matahari beberapa hari ini bersinar begitu cerah, sedangkan anak pertamaku berjualan payung lalu siapakah yang akan membeli payungnya jika udara terus begitu cerah. Pada bulan berikutnya setelah berganti musim hujan. Orang yang tadi menanyakan kepada ibu tsb berpikir wah sekarang tentu ibu itu sudah tidak menangis lagi karena sudah musim hujan. Tetapi apa yang dilihatnya ternyata ibu tersebut masih juga tetap menangis. Dengan perasaan heran orang tsb kembali menghampiri ibu tersebut dan menanyakan kenapa ibu ibu menangis? Lalu ibu tsb kembali menjawab bagaiman aku tidak menangis jika cuaca terus menerus hujan lalu anakku yang kedua tentu tidak bisa berjualan kerupuk karena tidak ada matahari untuk menjemur kerupuknya. Saat itulah orang bertanya baru memahami kenapa ibu itu menangis tiap hari sepanjang tahun. Kemudian orang tsb mengatakan kepada ibu itu : ?Bu, seharusnya ibu tiap hari bergembira bukan tiap hari menangis karena jika musim panas ibu dapat bergembira karena anak kedua ibu tentu bisa berjualan kerupuk dengan baik dan jika musim hujan ibu dapat bergembira karena anak pertama ibu tentu akan laku payung yang dijualnya?. Demikianlah seharusnya kita bisa melihat segala sesuatu dari sisi sebaliknya yaitu dari sisi sebaliknya yaitu dari sisi yang baiknya, maka kita akan berbahagia. Misalkan untuk muda-mudi yang baru putus dari kekasihnya mereka seharusnya berpikir untung aku tidak jadi dengannya jadi aku masih punya kesempatan untuk memilih lagi pasanganku yang lebih baik daripada dia.
Demikianlah sedikit pengalaman singkat yang mungkin dapat mengubah hidup kita untuk menjadi selalu berbahagia. Asalkan kita mau berusaha maka kebahagiaan ada ditangan kita ( Ming Cay Wo Sen Sang ) karan seperti sebait lagu yang sudah pernah popular bahwa 30% adalah Takdir tapi justru 70% adalah Usaha kita sendiri.











