Intan Dalam Debu – the web

Pentingnya Sikap

Posted by kichigai August 19, 2004, under Volume 18 | No Comments





Pentingnya Sikap

Oleh : Cang Wen San ? Bandung

 

Pentingnya SikapSering sekali kita mendengar dan mengucapkan kalimat  Siu Sin Yang Sin, karena kalimat ini merupakan kalimat dasar dalam Siu Tao kita. Siu Sin Yang Sin mempunyai arti merevisi yang hal-hal buruk dalam diri kita  dan memupuk hal-hal baik dalam diri kita. Siu Sin Yang Sin merupakan sebuah proses dalam Siu Tao yang harus kita jadikan sebagai pedoman dan kita jalani untuk dapat berhasil atau mendapatkan kemajuan  dalam Siu Tao. Jadi harus kita sadari sebagai seorang Tao Yu, Siu Sin Yang Sin tidak hanya sekedar sebagai kata pemanis. Apabila kita mau menganalisa lebih mendalam mengenai kalimat diatas, dapat kita simpulkan bahwa ? Apa yang ada dalam diri kitalah yang penting, yang dapat menentukan kemajuan kita ?. Wujud / manifestasi dari apa yang ada dalam diri kita, yang berhubungan dengan dunia di sekitar kita dan yang menentukan keberhasilan atau kemajuan kita adalah SIKAP kita.

Sebagai seorang Tao Yu, yang menjalani proses Siu Tao, sebaiknya selalu menanyakan pada diri kita sendiri, SUDAH BENARKAH SAYA BERSIKAP dalam menghadapi segala sesuatu? Mengapa kita harus menanyakan hal ini terhadap diri kita sendiri? Karena Sikap kita adalah perwujudan dari proses Siu Sin Yang Sin tadi. Sikap kitalah yang membuat kita dapat diterima atau tidak disenangi dimanapun kita berada. Sikap kitalah yang membuat kita menjadi dewasa atau kekanak-kanakan. Sikap kitalah yang membuat kita dihormati dan dihargai atau dibenci oleh orang-orang di sekitar kita. Sikap kitalah yang membuat kita mempunyai banyak atau sedikit  teman. Sikap kitalah yang membuat kita disayang atau sebaliknya oleh orang tua kita. Hal ini menunjukkan bahwa sangat penting bagaimana kita bersikap terhadap segala sesuatu stimulus atau rangsangan yang masuk dalam diri kita.

Ada 3 faktor utama yang mempengaruhi sikap kita, yakni :

  1. Lingkungan kita

Terdiri dari :

Rumah : pengaruh-pengaruh positif / negatif yang kita dapat dari rumah.

Sekolah : tekanan dari teman-teman sebaya

Kantor : sikap dari rekan-rekan sekerja atau dari atasan/ bawahan.

Media :  tv, program-program apa yang kita lihat;  majalah/surat kabar jenis apa yang kita baca; program radio apa yang kita dengar; film jenis apa yang kita tonton.

  1. Pengalaman kita

Orang-orang seperti apa dan peristiwa-peristiwa apa yang kita temuin dalam kehidupan kita akan mempengaruhi sikap kita.

  1. Pendidikan kita.

Pendidikan formal dan informal macam apa yang kita peroleh juga sangat mempengaruhi sikap kita.

Setelah kita sadari ketiga faktor di atas, sebaiknya kita lagi-lagi menanyakan kepada diri kita sendiri ? Orang macam apa kita ini?  Adakah yang perlu saya revisi ? Apakah kita sudah bersikap positif atau benar dalam segala tindakan kita?  ? Celakanya, sifat kita sebagai manusia cenderung atau pada umumnya tidak menyukai perubahan. Segala sesuatu tentang perubahan memang tidak menyenangkan, apapun efeknya, baik positif maupun negatif. Perubahan seringkali menimbulkan stres. Kadang-kadang kita merasa begitu betah dengan unsur-unsur negatif yang ada pada diri kita, bahkan ketika perubahan yang kita lakukan adalah untuk sesuatu yang positif sekalipun, kita tidak dapat menerimanya. Kita tetap memilih memelihara sikap negatif. Contohnya : Untuk mengucapkan kata ?MAAF? saja sangat susah, walaupun kita sadari bahwa kita telah melakukan kesalahan. Kita cenderung diam. Betul..?

Ada pepatah berbunyi ? Untuk meluruskan sebatang pohon yang bengkok dibutuhkan waktu bertahun-tahun. Untuk meluruskan sikap yang bengkok dibutuhkan waktu seumur hidup ?. Memang merupakan hal yang tidak mudah untuk dengan serta merta dapat merubah sikap kita yang terlanjur negatif, tapi kita harus berani memulai dari sekarang juga. Jika kita tidak berani memulai merubahnya berarti kita harus siap untuk diturunkan kembali di kehidupan selanjutnya, karena berarti kita belum sempurna. Sebagai seorang Tao Yu yang katanya ?Siu Tao? sebaiknya segera dapat menyadari sikap negatif yang kita bawa selanjutnya selalu dan senantiasa  merevisinya.

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Membentuk Sikap Positif :

  • Mulailah berpikir secara positif.

Semuanya berawal dari pikiran. Jika kita hanya berpikir negatif , maka sikap atau tindakan kita akan negatif

  • Menyadari prinsip-prinsip yang membentuk sikap positif ( menggunakan Wu ).

Salah satu Prinsip Tao / hukum alam adalah APA YANG KITA TABUR, ITU YANG KITA TUAI

  • Senantiasa menjalankan sikap positif
  • Membiasakan bersikap dan bertindak secara positif.
  • Memelihara dan mengembangkan sikap positif

Untuk lebih mempertegas langkah-langkah di atas, ada pernyataan yang berbunyi :

Kita menabur pikiran positif, Kita menuai tindakan positif,

Kita menabur tindakan positif, Kita menuai kebiasaan positif,

Kita menabur kebiasaan positif, Kita menuai karakter positif

Kita menabur karakter positif, Kita menuai Nasib Positif.

Setelah membaca semua ini, lagi-lagi kembali kita tanyakan pada diri kita ? Akan menjadi seperti apa kita ini ? ? Silakan Memilih?. Semoga tulisan ini bermanfaat dan tidak kita dengar lagi kalimat YEK SIU YEK PEN!

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*