Intan Dalam Debu – the web

Serat Termasuk Bahan Makanan Sehat

Posted by kichigai August 19, 2004, under Volume 18 | No Comments





Serat Termasuk Bahan Makanan Sehat

Oleh: WU SIN - Jambi

 

Serat Termasuk Bahan Makanan SehatMakin banyak orang yang menyadari bahwa dengan mengkonsumsi makanan berserat merupakan bagian dari cara untuk memperoleh kesehatan yang optimal.

Karena serat makanan mengandung kalori yang rendah, kalau dimakan dalam jumlah yang cukup dapat mempercepat transportasi (Pasase) sisa makanan lebih cepat keluar dari tubuh manusia, sehingga tidak terjadi obstipasi. Kalau pembuangan sisa makanan berjalan lancar, maka akan membantu untuk memperbaiki kondisi fisiologis lumen usus, dimana keseimbangan flora usus dapat menjadi lebih seimbang dan sehat, akibatnya sangat positif bagi organ-organ tubuh lainnya secara keseluruhan.

Selain itu dalam beberapa penelitian, serat makanan dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan juga dapat menjaga kadar gula didalam darah tidak terlalu fluktuatif (Naik turun dalam skala yang besar!)

Dengan demikian serat makanan yang dulunya dianggap sebagai sisa makanan / sampah, sekarang sudah tidak dianggap sebagai sampah yang tidak berguna, tapi justru sudah menjadi bahan gizi makanan ke 6, dari 5 kelompok gizi yang kita kenal selama ini.

MEMBUKA TABIR RAHASIA ?SERAT MAKANAN?

Selama ini kita mengenal 5 kelompok besar pengertian GIZI dalam makanan yaitu:

-          PROTEIN.

-          KARBOHIDRAT.

-          LEMAK.

-          MINERAL.

-          VITAMIN.

Dan kita juga sudah tahu bahwa kalau untuk menghindari sembelit / obstipasi, harus banyak makan makanan yang berserat, apalagi akhir-akhir ini banyak penelitian-penelitian yang menunjukkan bahwa serat makanan juga bermanfaat untuk mencegah arteriosclerosis; penyakit jantung coroner; penyakit kencing manis; kanker usus besar ; menurunkan berat badan dsb, maka sekarang ini ?Serat makanan? sudah digolongkan sebagai kelompok gizi ke 6.

Serat makanan terdiri dari 2 golongan besar:

  1. Yang larut dalam air.
  2. Yang tidak larut dalam air.

Serat makanan tidak dapat dicerna oleh enzyme-enzyme tubuh kita, tapi sangat perlu untuk mempertahankan kesehatan tubuh kita. Pada jaman dahulu masyarakat dapat memperoleh cukup serat makanan dari kebiasaan makan sayur-sayuran dan buah-buahan serta makan nasi dari beras yang ditumbuk.

Namun pada jaman modern sekarang ini, dimana-mana kita temukan banyak makanan olah yang kurang mengandung serat makanan, disamping pola makan yang cenderung  lebih banyak mengkonsumsi lemak dan protein, sehingga jelas pola makan sekarang ini adalah pola makan yang minimal sekali dalam kandungan serat makanan nya.

Karena itu, penyakit-penyakit akibat pola makan yang salah ini, mulai lebih sering menyerang masyarakat, misalnya: Obesitas ; Arteriosclerosis dan Kanker dsb itu.

KEGUNAAN SERAT MAKANAN

  1. Mempercepat waktu pembuangan sisa makanan (Feces).

Panjangnya organ pencernaan makanan manusia lebih kurang 10 meter (Diukur dari mulut sampai ke anus). Makanan setelah masuk dari mulut, biasanya sampai ke usus besar dalam waktu 24 jam dan dikeluarkan sebagai feces. Pada umumnya kualitas buang air besar, sangat erat hubungannya dengan kuantitas terbentuknya feces. Dalam hal ini, serat makanan berguna juga untuk membentuk feces yang lebih besar kuantitasnya.

Feces mula2 dikumpulkan dalam usus besar bagian sigmoid, setelah cukup banyak diteruskan ke bagian rectum, akhirnya dikeluarkan melalui anus. Pada saat feces sampai di rectum, kandungan air yang terikat dalam serat makanan yang telah meningkatkan kuantitas feces juga akan merangsang dinding usus besar, sehingga mempercepat  proses pengeluarannya.

Feces yang mengandung cukup air bersifat lebih besar diameternya dan lunak, sehingga akan lebih mudah melewati saluran usus besar, saat selesai ke belakang akan merasakan suatu kepuasan yang menyenangkan dan menghilangkan gangguan sembelit.

Dengan makin lancarnya waktu pengeluaran feces, maka secara alamiah berguna menurunkan tekanan dalam usus / saluran cerna, sehingga bermanfaat untuk membantu penyembuhan penyakit pencernaan (Dyspepsia, radang usus buntu, mbesesek/kembung dsb), selain itu karena waktu tinggal feces dalam tubuh makin singkat, maka zat-zat penyebab kanker usus yang berada dalam sisa makanan juga bisa dengan cepat dikeluarkan, sehingga menurunkan bahaya terkena kanker usus, terutama kanker usus besar.

  1. Memperbaiki keadaan fisiologis (miliu) dalam usus besar.

Serat makanan dapat memperbaiki keadaan fisiologis dalam lumen usus besar, sehingga sangat bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi usus besar dalam menunjang kesehatan tubuh manusia secara keseluruhan.

Seperti diketahui didalam usus besar manusia berdomisili jutaan bacteri dan  micro-organisme lainnya, semua itu biasanya disebut sebagai flora usus. Dari bacteri-bacteri yang ada didalam usus, dibagi 2 kelompok yaitu bacteri yang pathogen (Merugikan) dan bacteri yang non pathogen (Menguntungkan).

Bacteri yang pathogen biasanya menguraikan sisa-sisa makanan dari protein menjadi zat-zat yang tidak berguna misalnya gas H2S, ammonium-sulfat, indol dsb, yang menyebabkan bau busuk pada saat orang buang angin (Flatus). Bacteri yang non pathogen justru bisa membantu tubuh untuk menguraikan sisa-sisa makanan dari karbohydrat dan menghasilkan beberapa vitamin misalnya Vit K dsb.

Dalam usus besar baik bacteri-bacteri pathogen dan non pathogen maupun flora usus lainnya selalu berada dalam keadaan keseimbangan tertentu, sehingga dapat membantu fungsi pencernaan lebih lanjut dan memperlancar pengeluaran sisa-sisa makanan dalam upaya mempertahankan kesehatan tubuh.

Secara umum serat makan tidak dapat dicerna oleh enzym-enzym pencernaan dalam tubuh manusia, Dan hanya serat makanan yang solube (Larut dalam air) dapat difermentasikan oleh bacteri menjadi asam susu dan asam lemak lainnya. Hasil fermentasi ini sangat berguna bagi tubuh manusia, terutama sifat keasaman dalam lumen usus besar jadi bertambah (pH menjadi rendah) sehingga bisa menghambat pertumbuhan bacteri pathogen dalam usus besar, selain itu asam susu dan asam lemak lainnya bisa merangsang aktifitas kontraksi usus besar sehingga pergerakan usus besar menjadi lebih kuat dan aktif.

Dengan demikian serat makanan boleh dikatakan sangat membantu dalam menjaga kesehatan usus besar, yang menguntungkan kelompok bacteri  non pathogen dan flora usus lainnya, serta membantu mempercepat pengosongan sisa-sisa makanan yang beracun dari usus besar. Ini sesuai dengan moto yang mengatakan bahwa: Untuk mempertahankan kesehatan manusia secara optimal, maka dianjurkan supaya sedapat mungkin menjaga kualitas kesehatan usus besar.

  1. Menyerap; menangkap dan membuang racun makanan yang ada didalam usus.

Agar-agar setelah dimasak dan didinginkan, akan membeku menjadi semacam pudding (Larutan kental yang beku). Pada umumnya serat makanan yang kita makan, setelah masuk kedalam sistim pencernaan akan menyerap air, sehingga sebagian akan berubah menjadi seperti agar-agar (Serat yang larut dalam air), kemudian bersama-sama serat makanan(yang tidak larut dalam air) dapat mengikat kelebihan nutrient makanan pada orang yang makannya berlebihan, sekaligus mengikat sisa-sisa makanan dan racun-racun yang ada dalam lumen usus, untuk kemudian dikeluarkan sebagai feces.

Orang yang makannya berlebihan, menyebabkan usus menyerap nutrient makanan yang berlebihan juga, sehingga kalori yang masuk kedalam tubuh sangat berlebihan dan terjadilah obesitas berikut efek sampingnya sekalian.

Kalau feces terlalu lama berada dalam tubuh manusia, maka mau tak mau sebagian racun yang ada dalam sisa makanan juga akan terserap masuk kedalam darah dan sampai keseluruh tubuh, menyebabkan banyak gangguan terhadap kesehatan manusia.

Dengan cukup makan serat makanan, maka kelebihan nutrient dan racun makanan akan diserap dan ditangkap oleh serat makanan ini, kemudian dikeluarkan secara cepat dari tubuh kita sebagai feces, keuntungannya orang akan terhindar dari obesitas dan gangguan penyakit lainnya.

  1. Hanya makan sedikit makanan serat, sudah bisa menimbulkan rasa  kenyang.

Pada umumnya orang yang obesitas lebih cenderung mendapat kepuasan bila perutnya terasa penuh, sehingga punya kebiasaan makan berulang-ulang, akibatnya  tubuh menyimpan banyak kelebihan-kelebihan kalori dalam bentuk lemak , maka orang akan terlihat gemuk.

Bagi orang-orang yang demikian inilah, makanan serat sangat berguna untuk membantu memuaskan keinginan rasa kenyang dan sekaligus mempertahankan berat badan. Karena makanan serat tidak dicernakan oleh enzym-enzym makanan, setelah masuk dalam perut, serat makanan terutama yang larut dalam air akan menyerap air dan membentuk semacam larutan agar-agar dimana volumenya jadi lebih banyak sehingga mudah menimbulkan rasa kenyang, selain itu serat makanan juga tidak mengandung kalori, sehingga orang tidak menjadi gemuk karenanya.

  1. Membantu kinerja Insuline.

Karbohydrat setelah diolah dan dicerna oleh enzyme makanan, akan menjadi glucose dan diserap masuk kedalam darah sebagai gula darah, didalam darah gula darah ini akan diubah menjadi glycogen oleh Insuline yang dihasilkan pancreas dan disimpan dalam hati dan jaringan tubuh lainnya.

Nilai normal jumlah gula darah dipertahankan oleh jumlah dan fungsi Insuline yang dihasilkan pancreas, bila gula dalam darah tinggi maka Insuline akan banyak dikeluarkan oleh pancreas, sebaliknya bila gula dalam darah rendah maka akan menghambat pengeluaran Insuline oleh pancreas. Normalnya jumlah gula dalam darah sangat mempengaruhi kesehatan tubuh manusia.

Bila suatu saat pancreas tidak mampu memproduksi cukup Insuline ataupun fungsi Insulinenya sendiri menurun, maka gula dalam darah akan mudah meningkat jumlahnya terutama ketika sedang makan, dalam jangka panjang hal ini akan merusak kesehatan tubuh manusia.

Serat makanan bisa membantu mengatur dan memperlambat laju penyerapan glucose dari lumen usus, sehingga dapat mencegah kenaikan mendadak jumlah glucose yang diserap kedalam darah, dengan masuknya glucose kedalam darah secara sedikit demi sedikit, maka tubuh hanya memerlukan sedikit jumlah Insuline untuk mengatur keseimbangan gula darah, sehingga meskipun produksi Insuline oleh pancreas tidak cukup banyak, angka gula darah juga tidak akan meningkat terlalu tinggi.

Karena itu serat makanan sangat baik untuk membantu penderita Diabetes Melitus dalam usaha mencegah naik turunnya gula darah secara extrim, sehingga sangat berguna membantu menunjang kesehatannya bagi penderita Diabetes Melitus .

  1. Membantu menurunkan kadar Kolesterol dalam darah.

Bila kadar Kolesterol dalam darah tinggi, akan menimbulkan bermacam-macam penyakit, seperti arteriosclerosis. Arteriosclerosis dapat menyebabkan penyakit jantung coroner yang biasanya disertai tekanan darah tinggi dan penyakit pembulu darah diotak yang menyebabkan stroke dsb.

Serat makanan akan membantu menurunkan kadar Kolesterol dalam darah, karena dengan adanya serat makanan dalam diet, akan menyerap sisa-sisa garam empedu untuk dikeluarkan bersama-sama feces, sedangkan garam empedu ini dibuat dari bahan dasar Kolesterol, dan biasanya sisa-sisa garam empedu setelah dipakai dalam proses pencernaan akan diserap kembali oleh usus, dengan adanya serat makanan maka tubuh akan selalu membuat garam empedu yang baru untuk menggantikan garam empedu yang terbuang bersama feces, sambil menggunakan sejumlah besar simpanan Kolesterol yang ada dalam tubuh seseorang. Ditambah lagi serat makanan juga bisa membantu mengikat zat-zat minyak yang berlebihan dalam makanan kita untuk dikeluarkan  bersama feces lebih cepat dari biasanya. Maka sebagai hasil akhirnya kadar Kolesterol dalam darah akan menurun.

  1. Membantu menurunkan berat badan dan menambah kecantikan kulit.

Serat makanan umumnya dapat memperlancar pengeluaran sisa makanan (Feces) dari tubuh manusia. Bila Feces terlalu lama tinggal didalam usus, seperti pada orang yang menderita sembelit, maka akan mengganggu jalannya metabolisme tubuh secara keseluruhan, hal ini langsung bisa menyebabkan timbulnya bisul atau jerawat pada kulit, dan menyebabkan kulit mudah menjadi kering dan kusam, akibatnya orang akan terlihat cepat menua.

Itulah sebabnya untuk menjaga kecantikan kulit, maka usahakan menjaga proses metabolisme sel-sel kulit tetap lancar tanpa gangguan. Tentu dengan makan makanan cukup serat yang bisa membantu merangsang dinding usus untuk menyerap zat-zat gizi yang diperlukan oleh sel-sel kulit, sekaligus mempercepat pengeluaran feces dari usus besar.

Selain menjaga kecantikan kulit, serat makanan juga dapat menurunkan berat badan, bagi orang yang ingin kurus dan sedang diet (mengurangi pemasukan kalori kedalam tubuh), maka serat makanan akan membantu mengurangi rasa lapar yang timbul akibat diet tadi.

Jadi jangan lupa setiap hari makan cukup sayuran dan buah-buahan, bila ditambah tiap hari latihan Shen Kung; Ji Kung dan Cing Co Kung, mudah-mudahan semua taoyu jadi Sehat dan awet muda , yang pria ganteng-ganteng dan yang wanita cantik-cantik.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*