Intan Dalam Debu – the web

TAO dan SIUTAO, Menurut Pandangan Saya

Posted by kichigai February 6, 2005, under Volume 19 | No Comments





TAO dan SIUTAO, Menurut Pandangan Saya

Oleh : Lie Ping Sen

 

Sampai saat sekarang, pembahasan mengenai definisi Tao oleh banyak orang terasa belum pernah yang dapat membahas sampai tuntas, bahkan banyak yang mengatakan Tao tidak dapat dibahas, ini mungkin karena memang bagitu luasnya pengertian yang terkandung didalamnya.

Secara mendasar pengertian Tao meliputi segala sesuatu yang terjadi dan ada dialam semesta ini, segala proses dialam semesta ini, baik yang menyangkut benda mati maupun benda hidup mengandung Tao itu sendiri.

Secara singkat, khususnya berhubungan dengan kehidupan manusia, Tao dapat diartikan sebagai jalan atau peraturan yang harus dijalani oleh umat manusia.

Siutao adalah proses untuk melaksanakan kaidah TAO didalam kehidupan kongkrit manusia.

Untuk memulai Siutao, pertama kita harus mengerti apa sebenarnya dari Tao itu sendiri, untuk mengerti Tao kita harus mengerti dulu peraturan ? peraturan dan norma ? norma yang berlaku di masyarakat.

Dengan demikian barulah Siutao kita tidak akan salah arah.

Siutao adalah merevisi fisik dan mental kita agar senantiasa dari hari ke hari menjadi lebih baik, serta mencari jalan untuk dapat berhubungan dengan para dewa.

Ini hanya dapat dicapai dengan mendapatkan Tao Ying Suk terlebih dahulu.

Setelah belajar Tao Ying Suk, lantas harus bagaimana ?

Siutao adalah suatu proses yang harus kita jalani sepanjang hidup kita, kehidupan kita sekarang ini, sangat menentukan didalam proses Siutao kita, apakah kita akan selalu terbelenggu didalam lingkaran ?Reinkarnasi?, ataukah kita dapat terlepas dari belenggu itu dan menjadi dewa ? dewi.

Itulah sebabnya pada kesempatan sekarang ini, kita telah memperoleh anugerah yang begitu mulia untuk memasuki gerbang Siutao, janganlah kesempatan ini disia ? siakan, kita harus berusaha untuk mencapai hasil yang maksimal.

Proses merevisi fisik dan mental itu sendiri seharusnya bagaimana ?

Fisik manusia dapat diperbaiki dengan melakukkan kegiatan oleh tubuh yang umum dilakukan Tao Ying Suk dapat menambah proses perbaikan fisik itu melalui latihan ?Shen Kung? dan ?Ji Kung?; sedangkan perbaikan segi mental diperoleh dari membaca buku, mendengarkan ceramah ? ceramah agama, dan latihan ?Cing Co?, namun bagaimana semuanya itu dapat terjadi ? Marilah kita bahas satu persatu.

Bagi yang telah mendapatkan Tao Ying Suk, setiap hari dapat berlatih Dai Sang Shen Kung, gerakan ? gerakan yang dilakukan dengan petunjuk dan bimbingan para dewa pelindung, semuanya bertujuan untuk memberikan perbaikan disegi fisik, karena dewa lebih tahu akan kebutuhan kita, namun kita sendiri tentu harus dapat mengantisipasinya dengan lebih memperhatikan kesehatan kita secara umum. Karena apabila kesehatan kita belum baik, mungkin kita belum dapat memperoleh latihan yang lebih mendalam lagi.

Diluar dari semua itu, gerakan yang diberikan oleh dewa mungkin mempunyai arti tertentu, atau bahkan merupakan petunjuk yang harus dijalani, inilah salah satu keunggulan orang Tao, seolah meskipun berjalan dalam gelap, namun ada yang menuntun, sehingga akan terhindar dari kesulitan.

Setelah kondisi kesehatan secara umum mulai membaik, mungkin dewa mulai memberikan latihan Ji Kung, latihan ini tentu lebih banyak lagi manfaatnya bagi kita. Secara garis besar Ji Kung dapat diartikan sebagai teknik mengolah pernapasan, sehingga dapat bermanfaat secara maksimum bagi tubuh kita.

Tao Cia Ji Kung adalah Sien Dien Ji Kung, dimana setiap Taoyu mendapat petunjuk dari Dewa Pelindung untuk melatihnya, meskipun pada perkembangannya setiap Taoyu akan berbeda perolehannya, namun pada prinsipnya ada beberapa hal yang harus diperhatikan, supaya latihan Ji Kung menjadi lebih baik hasilnya.

Menurut saya latihan Ji Kung secara garis besarnya dibagi menjadi beberapa tahap yaitu :

  • Du Na Fak : Modal dasar untuk berlatih Ji Kung adalah paru ? paru yang sehat, karena itu fungsi paru ? paru harus diupayakan bisa maksimal, maka sebelum berlatih lebih lanjut, latihan dasar ini haruslah dijalankan dulu; latihan Du Na ini dijalankan dengan cara menarik napas sebanyak mungkin dengan tarikan napas sehalus mungkin, posisi perut dikecilkan (dikempeskan), dubur (anus) ditarik, (Di Kang Suk Tu), duduk sila, dada dibusungkan, sampai tarikan maksimal, ditahan napasnya dengan posisi tetap seperti diatas (Di Kang Suk Tu), setelah itu baru napas dikeluarkan secara perlahan ? lahan.

Langkah ini diulang sampai berkali ? kali, dan harus dipraktekkan secara kontinu setiap hari, sampai benar ? benar fungsi paru ? paru menjadi maksimal dan teknik tersebut dikuasai, barulah melangkah selanjutnya.

  • Ji Jen Tan Dian : Pada saat menarik napas secara mendalam, tahan napas dengan posisi Di Kang Suk Tu, melalui konsentrasi pikiran dan pemusatan pikiran diupayakan menyalurkan ?Ji? kedalam Tan Dian, sehingga ?Ji? tersebut mengumpul di Tan Dian, setelah beberapa saat barulah kemudian napas dikeluarkan secara perlahan. Cara tersebut dilakukan sampai benar ? benar bisa merasakan adanya reaksi yang timbul, mungkin merasakan adanya aliran panas, getaran, atau seperti aliran listrik yang mengalir, tentunya membutuhkan ketenangan dan ketekunan berlatih baru bisa sampai tahap ini.
  • Pada latihan Ji Kung, sebenarnya tidak ada patokan yang standar, karena Ji Kung kita adalah Shien Dien Ji Kung, dimana masing ? masing orang berbeda kondisinya, dan semuanya tergantung petunjuk dari dewa pelindung. Hanya saja tentu kita harus mengerti prinsip dasar latihan Ji Kung itu sendiri, yang seperti saya jelaskan diatas.
  • Ji Kung Pai Mek : Didalam melatih Ji Kung, ada satu proses dimana ?Ji? mengalir keseluruh tubuh, terasa adanya hawa panas yang mengalir menyebar keseluruh tubuh, atau dengan mengikuti petunjuk dari dewa pelindung kita, menyalurkan ?Ji? kita kebagian ? bagian tubuh kita hingga seluruhnya menjadi lancar, hal ini yang disebut Ji Dung pai Mek.
  • Ta Dung Ren Tuk Mai : tahap ini merupakan tahap yang menjadi tujuan proses latihan Ji Kung, setelah mengalami proses ? proses yang saya sebutkan diatas, berikutnya adalah melakukan latihan untuk mencapai tahap Ta Dung Ren Tuk Mai; Untuk mencapai tahap ini, selain dibutuhkan ketekunan dalam berlatih, juga harus diimbangi dengan kemajuan dalam proses merevisi mental dan latihan bidang lainnya, seperti Cing Co. karena apabila bidang lainnya tidak diperhatikan, saya yakin sulit untuk mencapai hasil yang maksimal.

Pada saat menarik napas secara mendalam, dan apabila memang proses latihannya sudah cukup matang, suatu saat dari bagian Tan Dian ada Ji yang brgerak keatas mengikuti Ren Mai, dan dari arah tulang ekor bagian bawah mengalir Ji keatas mengikuti tulang belakang (Tuk Mai) terus keatas melingkari kepala dan akan bertemu dengan Ren Mai di pertemuan kedua bibir kita; latihan ini merupakan latihan yang sangat berat dan sulit, dibutuhkan keteguhan hati dan keuletan, serta bimbingan dan daya nalar (Wu) yang tinggi, bahkan dibutuhkan kemampuan ?Pendengaran Gaib? untuk bisa mencapai kesuksesan dalam tahap ini.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*