Intan Dalam Debu – the web

Trend Bunuh Diri ???

Posted by kichigai February 23, 2005, under Volume 19 | No Comments





Trend Bunuh Diri ???

KWOK FANG/ BALI

 

Trend Bunuh Diri ???Ingin mati, satu diantara empat anak

Shanghai, satu diantara empat anak Kota Shanghai, China memiliki kecenderungan untuk bunuh diri. Data mengejutkan itu berdasarkan penelitian Universitas Fudan dan Akademi Ilmu Pendidikan, Shanghai.

Berdasarkan survei terhadap 2500 siswa menengah di shanghai, 24% responden memikirkan untuk bunuh diri. Bahkan 15,23% pernah mencoba bunuh diri. Angka itu meningkat tajam sepuluh tahun terakhir.

Data yang ada di badan berita resmi Xinhua itu menyatakan, sepertinya orang tua tidak menyadari apa yang dipikirkan anak ? anak mereka. Padahal, orang tua berperan besar terhadap kecenderungan tersebut.

?Sebagian besar orang tua mengharap terlalu banyak kepada anak mereka. Itu menjadi penyebab utama bunuh diri di kalangan anak?, kata Wang Zhenfeng, direktur Institut Kesehatan Mental, Beijing. Para psikolog juga menyalahkan kurikulum sekolah yang berat, kompetisi sosial, meningkatnya standar hidup yang cepat, serta konflik antara ide?ide tradisional dan kuno. Menurut Wang, langkah pertama mencegah ABG untuk bunuh diri adalah meningkatkan rasa percaya diri diantara anak?anak. Bagi dia, tidak banyak orang tua di China yang melakukan hal tersebut. (Jawa Pos, 13 Oktober 2004)

Survei tersebut memang bukan di Indonesia, tetapi kecenderungan itu mulai nampak juga di sekitar kita, antara lain bunuh diri karena malu, tidak dapat bayar SPP, putus cinta, problem rumah tangga dan masalah lainnya yang terkadang secara nalar tampak sangat remeh dapat menyebabkan terjadinya kasus ini.

Fakta?fakta ini mengambarkan terhadap banyaknya tuntutan?tuntutan baru yang tidak pernah terbayang dari kemajuan jaman yang sangat cepat yang tidak dibarengi dengan mental yang cukup kuat. Atau, apakah kwalitas manusia sekarang ini semakin rapuh dan mudah putus asa ?

Sebagai orang tua memang wajar jika menuntut anaknya untuk dapat memberikan hasil terbaik dari semua fasilitas pendidikan yang disediakan. Anak diikutkan les bermacam?macam bahasa, les piano, gitar, renang, dan berbagai mata pelajaran tambahan lainnya. Kegiatan?kegiatan ini akan menyita waktu anak dari pagi sampai sore, selain kegiatan sekolah yang sudah cukup padat. Apakah ini dilakukan hanya untuk memenuhi ego orang tua karena mungkin masa kecilnya tidak dapat mengenyam banyak kegiatan?kegiatan tersebut atau karena keuangan orang tuanya tidak mampu memberikannya pada waktu itu, ataukah memang kesadaran untuk mempersiapkan si anak dalam menghadapi tuntutan kemajuan jaman? Sebagai orang tua pasti menginginkan si anak harus lebih baik lagi dari orang tuanya, tetapi sebagai orang tua harus bijaksana dalam melihat kemampuan dan bakat anaknya. Bijaksana dalam memilih kegiatan yang positif yang harus diikuti sebagai bekal di kemudian hari, bukannya memborong semua kegiatan ini?itu, yang akan memberikan beban anak semakin berat atau bahkan putus asa dalam memandang hidup yang seharusnya dapat dijalani dengan indah dan banyak hal yang menyenangkan dalam perkembangan anak. Berikan porsi yang cukup sesuai dengan perkembangannya, maka anak akan menjalani dengan suka rela tidak menganggap sebagai beban.

Trend bunuh diri ini semakin meningkat saja dan dilakukan dengan cara yang aneh?aneh pula, misalnya melalui internet untuk berjanji bunuh diri bersama?sama seperti yang terjadi di Jepang dan menewaskan 9 orang, atau ada orang yang melelang jiwanya untuk dijual. Jaman semakin maju, hal positif dan negatif (yin yang) akan selalu berjalan beriringan, sisi baik buruk akan menyertainya. Sikap bijak dituntut dalam memandang suatu kemajuan, mau ambil positif atau negatif tergantung dari kita dalam mengarahkan hidup ini. Sebagai contoh, media internet banyak menyediakan informasi dan pengetahuan tentang banyak hal, memudahkan kita berhubungan dengan orang lain dengan menghilangkan jarak, dan banyak hal positif lainnya. Dari segi negatifnya, media internet banyak menyediakan situs?situs yang menyesatkan seperti situs sex dengan gambar?gambar pornonya, atau artikel tentang cara?cara bunuh diri. Dari situs ini dijual aneka  benda untuk mencabut nyawa sendiri dengan harga khusus sistem paket, gila bukan.

Bagaimana TaoYu sebagai orang tua harus bersikap ?

Sebagai TaoYu jelas dituntut untuk lebih bijaksana dalam membimbing, mengarahkan dan menyediakan fasilitas terbaik bagi anak. Banyak cara yang bisa dilakukan, tetapi yang mendasar yaitu memberikan pengenalan pendidikan beragama khususnya Tao, mengajak anak untuk bersembahyang bersama ke klenteng dan mengenalkan dewa?dewinya, mengajarkan arti hidup yang harus dijalani dengan hukum sebab akibat dan hukum karma yang selalu menyertai setiap perbuatan, memberi contoh yang baik dan beramal. Dengan membentuk moral yang baik dan kuat, niscaya anak akan lebih tegar dalam menghadapi hidup ini dan juga akan selalu mengutamakan WU terhadap pengaruh buruk dari teman atau lingkungannya. Bukannya semakin mengekang anak untuk tidak bergaul di luar rumah karena banyaknya fakta yang menakutkan semisal narkoba sudah beredar di lingkungan anak SD, perjudian (ta-siao, judi sepak bola, bingo, dll) yang semakin gampang saja dengan modal omong bisa pasang taruhan.

Untuk anak yang sudah remaja, ajak ikut aktif dalam kegiatan?kegiatan Tao seperti Ciang Tao, berdiskusi sesama Tao Yu yang akan semakin membuka wawasan dan cara pandang dalam memecahkan masalah bukannya lari dari masalah.

Adakan latihan lien kung bersama?sama di lingkungan anggota keluarga sendiri, minimal seminggu sekali. Kegiatan ini akan memberikan rasa kekeluargaan yang erat satu dan lainnya, juga akan memberikan rasa syukur yang besar kepada Maha Dewa atas berkah yang diberikan, dan hidup selalu bersemangat dan merasa tentram.

Kegiatan?kegiatan ini mungkin kelihatan sepele tetapi bila diterapkan dengan sepenuh hati akan membawa suatu berkah yang besar dalam menjalani hidup dengan tuntutan tanggung jawab yang semakin besar pula.

?Hidup ini memang berat dan banyak masalah yang datang silih berganti, tetapi dengan tetap teguhkan Tao dengan hati yang tulus dan mantap, maka semuanya akan semakin mudah dan gampang dijalani.?

Salam Tao.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*