Intan Dalam Debu – the web

Catatan Untuk Orang Skeptis

Posted by IDB August 1, 2007, under Volume 25 | No Comments





Catatan Untuk Orang Skeptis

Dari : Nandha-Sukabumi

 

Seiring dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang berkembang dengan pesat saat ini, banyak orang yang mulai meninggalkan tradisi, budaya, ajaran yang dianut oleh generasi-generasi sebelumnya karena dianggap tidak relevan lagi dengan kedaaan sekarang, dan dianggap telah ketinggalan jaman.

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak umat kelenteng yang mulai berkurang apalagi kalangan generasi muda yang semakin sedikit di jumpai di klenteng-klenteng. Hal ini sangat disayangkan mengingat ajaran TAO (Klenteng) sesungguhnya merupakan ajaran yang sangat logis dan tidak pernah lekang oleh waktu, hanya saja tidak banyak orang dapat menjelaskan / mengerti dengan benar sesungguhnya seperti apa ajaran TAO tersebut.

Masih relevankah ajaran TAO saat ini? Ya, banyak pola pikir-pola pikir TAO telah dijadikan konsep pemikiran awal dalam berbagai disiplin ilmu yang masih terus dikaji baik di dunia keilmuan timur maupun barat, seperti ilmu manajemen, kesehatan, dan sebagainya. Ini merupakan suatu kebanggaan kita bahwa ajaran yang telah ada selama ribuan tahun yang lalu ternyata masih sangat relevan bahkan masih dijadikan acuan untuk kemajuan ilmu pengetahuan saat ini.

Melihat dari filsafat dan ide-ide pemikiran ajaran TAO yang sangat cerdas maka dapat dipastikan bahwa Tao Ying Suk yang kita pelajari pun sangatlah luar biasa, hanya sulit diterangkan kepada orang yang tidak menjalaninya karena keterbatasan kata-kata untuk menjelaskannya.

Berbagai tanggapan sering kali kita dengar dari orang luar mengenai Tao Ying Suk, sebagian besar menanggapinya dengan objektif tapi ada sebagian kecil yang menganggapi dengan sangat subjektif, namun bertambahnya jumlah Taoyu dari tahun ke tahun merupakan suatu bukti bahwa Tao Ying Suk benar-benar memberikan faedah nyata bagi peningkatan kualitas diri & kualitas hidup dan juga dari sisi spiritual. Sebagian orang yang tidak mengerti mengatakan Tao Ying Suk tidak logis dan tidak masuk diakal. Mereka cenderung percaya buku-buku spiritual & metafisik terbitan yang ada di toko buku dengan argumen bahwa buku-buku tersebut telah menyajikan pengetahuan yang dikaji secara ilmiah & sistematis, meskipun sebagian besar dari mereka belum dapat mengalami sendiri pengalaman spiritual melalui pelatihan yang dijabarkan Catatan Untuk Orang Skeptisdi buku-buku tersebut, malahan mereka terkesan percaya buta pada buku-buku tersebut walaupun kebenarannya belum dapat dibuktikan. Ada juga diantara mereka yang hobby membahas buku-buku spiritual tersebut. Kurang lebih seperti inilah pembahasannya, si “A” berkata kepada si “B” : kalau tingkat meditasi kita sudah mencapai ini nanti kita bisa mempunyai kemampuan ini loh…, eh tapi menurut buku ini hasilnya akan seperti ini … kata si “B” menimpali. Kemudian teman satunya si “C” berkata : itu kesamaannya disini, jadi ini yang dapat kita jadikan acuan…, dan masih banyak lagi reka-reka mereka pada kasus-kasus lainnya.

Ini merupakan hal yang lucu sebab perlu diingat ”Kebenaran bukanlah sekumpulan referensi yang kita reka-reka dengan pemikiran”, dan kita tidak sedang membuat skirpsi yang kebenarannya hanya diuji oleh metode-metode statistik dengan acuan referensi teori-teori para ahli yang kita pakai.

Pendidikan yang dienyam di perguruan tinggi memang membuat “frame berfikir” lebih terarah dan sistematis terutama dalam menganalisa suatu kasus / permasalahan / objek, namun perlu diingatkan bahwa sesuatu yang belum dapat dijabarkan bukan berarti tidak ada, dan banyak sekali kebenaran-kebenaran yang belum dapat dikaji dengan metode- metode yang sudah dibakukan saat ini.

Sebagai seorang Taoyu kita pasti lebih mengerti bahwa kita tidak dapat meminjam cerita mengenai pengalaman spiritual orang lain untuk mendapatkan kebenaran dan kemajuan yang dicari, melainkan harus mencari dan mendapatkan sendiri seiring dengan peningkatan kesadaran yang dicapai melalui “Wu” dengan cara yang “Ceran”. Perlu ditekankan bahwa jangan sampai kita terkonsep atau terobsesi oleh referensi yang dibaca / didapat sehingga pikiran kita membuat suatu skenario sendiri yang membuat kita terjun berputar-putar didalamnya.

Manfaat Tao Ying Suk telah kita rasakan secara nyata di segala aspek kehidupan dalam meningkatkan kualitas hidup. Yang kita dapatkan “adalah Berlian bukan beling” (Buku Ciang Ie), sungguh sayang jika ada orang yang tidak dapat merasakan keagungan dan kebenaran Tao yang nyata karena selalu membatasi pola pikirnya sendiri sehingga menjadi sangat subjektif, memang “Hujan tidak menghidupkan rumput-rumput yang tak berakar”(Buku Ciang Ie).

Salam TAO.

Tao itu Maha Besar

Tao menggunakan “tanpa batas” sebagai batasnya.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*