Intan Dalam Debu – the web

Komitmen

Posted by IDB August 1, 2007, under Volume 25 | 12 Comments





Komitmen

Dari : Hindrawan - Jakarta

 

Apa sih sebenarnya arti kata komitmen?
Mungkin sebagian dari kita ada yang mengerti dan dapat menjelaskan dengan baik. Mungkin sebagian dari kita ada yang bingung dan belum jelas apa artinya. Atau mungkin juga sebagian dari kita tidak tahu apa arti kata komitmen.
Kita coba lihat beberapa contoh berikut :

  1. Pernahkan kita berpikir tentang asal mula manusia dari mana?
    Setiap manusia yang lahir adalah berkat perjuangan sebuah sel sperma yang berhasil membuahi sel telur. Dari jutaan sel yang berkompetisi ternyata hanya ada 1 pemenang yang keluar sebagai juara. Siapakah sel itu? Kita!
  2. Pernahkan kita melihat seorang anak bayi yang sedang relajar berjalan?
    Dia berkali-kali jatuh dan mungkin menangis, namun tetap ngotot bangun lagi sampai akhirnya berhasil berjalan di atas kedua kakinya. Siapakah bayi itu? Kita!
  3. Pernahkah kita melihat sepasang suami istri yang hidup rukun sampai kakek nenek?

Jadi komitmen adalah suatu janji pada diri kita sendiri ataupun orang lain yang tercermin dalam tindakan kita. Harusnya, sekali kita komit, maka kita akan selalu mempertahankan janji itu sampai akhir. Setiap orang dari kecil sampai dewasa pastilah pernah membuat komitmen, meskipun terkadang komitmen itu seringkali tidak diucapkan dengan kata-kata.Seiring bertambahnya usia seseorang, maka komitmen yang ada semakin berkembang dalam penerapannya. Lalu apa saja komitmen yang semakin berkembang itu? Bagaimana penerapan komitmen dalam kehidupan kita?

Berikut ini adalah contoh-contohnya :

Komitmen

  • Sebagai Anak :
    • Komitmen bakti pada orang tua.
      Mungkin semua pernah mendengar tentang bakti pada orang tua, dan dalam hati berkata : “Saya sudah berbakti kok pada orang tua.” Tapi coba kita renungkan sekali lagi apakah kita benar-benar tulus berbakti pada orang tua kita?
    • Komitmen menyelesaikan studi dengan sebaik-baiknya.
      Kita semua juga pasti ingin apabila nilai pelajaran di sekolah ataupun di kuliah kita mendapatkan nilai yang terbaik menurut ukuran kita masing-masing. Tapi apakah kita sudah benar-benar berusaha yang terbaik? Jujur, kebanyakan dari kita pasti malas kan waktu sekolah?
    • Komitmen menjaga nama baik keluarga.
      Siapa sih yang senang apabila nama baik keluarga kita tercemar? Kalau begitu, jagalah nama baik keluarga kita, karena sekali nama baik tercoreng, seumur hidup tidak bisa hilang.
  • Sebagai Orang Tua :Komitmen
    • Komitmen menjaga keutuhan rumah tangga.
      Sebagai orang tua, kita pasti ingin agar keluarga kita senantiasa rukun selalu. Betul kan? Tapi yang namanya problem rumah tangga pastilah ada. Karena itu kita perlu dewasa dalam menyikapi suatu masalah, jangan sampai karena masalah sepele saja malah menjadikan ribut besar. Seperti ada perkataan : sewaktu pacaran buka mata lebar-lebar, setelah menikah tutup sebelah mata.
    • Komitmen memberikan penghidupan yang layak untuk anak-anak kita.
      Sebagai orang tua, kita juga wajib memenuhi semua kebutuhan anak tanpa terkecuali. Namun kita juga harus pandai membedakan yang mana merupakan kebutuhan dan yang mana hanya berupa keinginan. Kebutuhan haruslah sesuatu yang dapat membantu anak mendapatkan bekal bagi kehidupannya di masa depan.
  • Sebagai Anggota Masyarakat :
    • Komitmen mematuhi peraturan yang berlaku dan menjaga ketertiban umum.
      Rasanya sekarang ini sangat sulit menemukan orang yang masih benar-benar patuh pada peraturan yang ada di masyarakat. Contoh sederhana saja, berapa orang yang masih patuh pada aturan berlalu lintas?
    • Komitmen menjaga nama baik Tao.
      Kalau berbicara tentang hal ini, rasanya cukup berat untuk sebagian dari kita, karena menyangkut nama baik Tao. Untuk yang merasa berat, kita bisa mulai mencoba dari hal yang lebih kecil dulu seperti menjaga nama baik keluarga. Kalau keluarga baik, maka orang lain pasti akan berkata : “Itu lho, keluarga Tao, selalu hidup rukun.” Kalau sudah begini, bukankah kita sudah termasuk menjaga nama baik Tao?
    • Komitmen menyebarkan Tao.
      Untuk beberapa orang mungkin juga ada yang mengalami kesulitan berpikir, bagaimana caranya saya menyebarkan Tao? Menurut saya, apabila kita telah berpikiran baik, bertutur kata baik, bertingkah laku benar, maka sebenarnya kita juga telah menyebarkan Tao, meskipun belum sampai pada level ajaran Tao.
      Mempertahankan komitmen yang telah kita buat, sangatlah penting karena apabila kita tidak mampu untuk mempertahankan komitmen yang telah kita buat, maka yang akan terjadi adalah rusaknya hubungan kita dengan sekeliling kita. Hal ini dapat kita lihat dalam kondisi yang ada di sekeliling kita, dimana banyak terjadi pertengkaran dan ketidakharmonisan.

Ada 2 (dua) faktor utama yang membuat orang tidak dapat mempertahankan komitmen yang telah ia buat sebelumnya, yaitu :Komitmen

  1. Internal (diri sendiri), seperti :
    • Ceroboh saat akan mengambil keputusan, sehingga menyesal dikemudian hari.
    • Kurang berpikir panjang sewaktu menganalisa resiko-resiko yang akan dihadapi apabila ia mengambil keputusan.
    • Keyakinan goyah disebabkan karena seseorang tidak kuat mentalnya.
  2. Eksternal (di luar diri sendiri), seperti :
    • Lingkungan.
      Seringkali karena pengaruh lingkungan, seseorang gagal dalam mempertahankan komitmennya. Didalamnya termasuk peran keluarga, pasangan, atau sahabat/teman.
    • Gaya hidup yang tidak benar.
      Perkembangan jaman, selain membawa dampak positif, juga terkadang membawa dampak negatif bagi seseorang.
    • Pengaruh uang.
      Tidak bisa dipungkiri, uang memiliki power yang besar dalam hidup ini. Apabila seseorang tidak kuat mental, komitmen yang dibuat seseorang dapat kandas di tengah jalan.
    • Tidak tahan pada pasang surut kehidupan.
      Beberapa orang dapat terpengaruh akibat kehidupan yang dijalaninya, sehingga ia menyerah pada kehidupan.

Bagi kita yang Siu Tao, harusnya kita mampu mempertahankan komitmen yang telah kita buat, apapun bentuknya. Untuk itu, sebelum kita membuat suatu komitmen, maka kita perlu berpikir matang supaya dikemudian hari tidak terjadi penyesalan. Apabila kita telah mengambil suatu komitmen, maka kita harus mempertahankan komitmen itu sampai akhir. Maju terus!!!

Salam Tao.

Orang hidupnya optimis adalah orang yang terus
berjuang menaklukkan miskin dan sengsara.

Orang pandai mulutnya di hati;
orang bodoh hatinya di mulut.

Share

Currently have 12 Comments

  1. Saya tertarik dengan tema komitmen karena saat ini saya sedang menyusun tesis yang berkaitan dengan komitmen dan etos kerja karyawan pada perusahaan. Uraian diatas lebih pada arti normatif dan persepsi seseorang dalam menilai dirinya sendiri.

    Agar obyektif apakah Anda mempunyai dimensi dan indikator-indikator untuk membuat kuesioner, misalnya. Dengan kuesioner, saya dapat menilai seberapa tinggi komitmen seseorang, dalam hal ini adalah kontek karyawan terhadap perusahaan.

    Terima kasih sebelumnya atas bantuannya.
    Heri Sulistyo Budi

  2. Kalau dalam organisasi, komitmen inilah yang membedakan antara orang yang tergabung dengan organisasi dan orang di luar organisasi.

  3. saya sangat tertarika dengan definisi komitmen di sini. Krena saya sedang membuat tugas pengembangan diri yang berhubungan dengan komitmen. ^^

  4. Sdr. Andyka, terima kasih atas perhatiannya.

  5. BAYU WICAKSONO says:

    terima kasih atas uraian tentang komitmennya yach..ok bgt..

  6. Apakah kita dapat menilai Komitmen diri sendiri melalui kuesioner?? Apa ada dasar teorinya??

  7. Yang dimaksud kuisioner seperti apa? Bisa saja menurut saya, misalnya anda berkomitmen untuk melakukan suatu perubahan. Nah, apakah perubahan itu sudah anda jalankan dan ada kemajuan bisa saja dengan membuat kuisioner dan meminta orang lain untuk mengisinya. Anda juga bisa menilai diri anda sendiri melalui kuisioner itu.

    Dasarnya adalah perubahan dan hasil nyata apa yang bisa terlihat sebelum dan setelah anda berkomitmen.

  8. tata cara tentang komitmen apa sih?

  9. eliyyil akbar says:

    ya,membuat suatu komitmen sangat mudah.
    Tp,menerapkannya sangat sulit.
    Sbnarnya tidak sulit,kalo qt setia.
    I love komitmen

  10. amrin rauf says:

    luar biasa..aku izin ngutip ya...

  11. Bagaimana cara mempertahankan komitmen? makasih ^^

  12. kalau fungsi komitmen pa y???????

Leave a Reply








*