Intan Dalam Debu – the web

Hati dan Jodoh

Posted by IDB 1 August 27, 2008, under Volume 27 | No Comments





Hati dan Jodoh

(Fendy Gunawan, Semarang)

 

Hati dan Jodoh

Apakah kalian pernah memikirkan sebelumnya bahwa hati yang tulus dan jodoh memegang peranan penting di dalam kehidupan manusia? Ada yang mengatakan hati yang baik akan mendapatkan jodoh baik.

Apakah selalu demikian? Kadang-kadang pertanyaan ini timbul dari dalam benak kita yang paling dalam. Menurut pendapat saya jika kita berhati baik dan tulus maka SEN akan tersentuh dan akan melindungi serta membantu kita, sehingga kita akan mendapatkan yang lebih baik, ataupun jika kita ditakdirkan mendapat bencana maka tidak akan seberat seperti yang kita bayangkan. Dalam arti bahwa kita masih bisa mengatasinya.

Kadang-kadang juga timbul pertanyaan, "saya sudah sembahyang dan berbuat amal, mengapa masih mendapatkan bencana?" Mendengar hal tersebut, membuat saya jadi berpikir, mengapa bisa demikian? Kita sebagai umat Tao, tentu harus bisa berpikir secara rasional dan menerapkan ajaran Tao. Selain itu, kita juga harus yakin bahwa dengan adanya Tao, maka seharusnya kehidupan kita akan menjadi lebih baik dan lebih baik lagi dari pada sebelumnya dalam segala hal. Kita tentu saja harus berpikir apakah hati orang tersebut sudah tulus dalam berbuat amal dan apakah jodoh yang baik juga sudah saatnya.

Hati dan jodoh juga memegang peranan yang sangat penting dalam mempelajari agama Tao dengan lebih baik dan lebih berguna bagi diri sendiri maupun orang lain. Contoh yang paling sederhana yaitu kita bisa bertemu dengan TAO, itu berarti kita sudah ada jodoh, dan kita mau masuk agama Tao, itupun karena adanya jodoh dan keinginan dari hati kita yang paling dalam, bahwa yang kita pilih tersebut pasti bermanfaat serta tidak merugikan orang lain. Oleh karena itu, apabila kita telah bisa mendapatkan Tao, maka kita harus bisa mempelajarinya dengan sungguh-sungguh, jangan hanya untuk mencari sesuatu yang bersifat gaib saja, tetapi yang terpenting adalah bahwa kita dengan mempelajari dan memahami Tao, harus bisa mencapai "kehidupan yang tertinggi".

Maksud dari "kehidupan yang tertinggi" adalah dengan mengenal Tao maka kita harus bisa Siu Tao dengan sebaik-baiknya sehingga kita pada akhirnya bisa mencapai taraf dimana kita bisa senang karena kita bisa berbuat baik untuk orang lain. SEN akan semakin dekat dengan kita serta akan melindungi kita karena perbuatan amal dan kebaikan kita. Kesuksesan, kesehatan, rejeki, panjang umur dan keturunan juga akan kita dapatkan sehingga kita akan merasa bahagia. Kita harus ingat bahwa setelah manusia meninggal, hanya "amal dan kebaikan" yang kita bawa.

Dengan adanya jodoh dan juga ketulusan hati, maka kita akan bisa mencapai kehidupan yang lebih baik. Melakukan perbuatan baik dengan hati yang tulus dan tanpa kita sadari, akan membawa keberuntungan bagi diri kita. Contohnya : saya mempunyai seorang teman, pada waktu itu dia meminta bantuan saya untuk mengambil formulir pendaftaran masuk SMU, kebetulan saya bersekolah di SMU tersebut. Maka saya membantu mengambilnya dan saya tidak pernah berpikiran bahwa ini merupakan perbuatan baik, karena menurut saya ini merupakan tindakan kecil. Setelah beberapa tahun kemudian, secara tidak sengaja saya bertemu dengannya lagi. Setelah berbincang-bincang, saya menawarkan beberapa perlengkapan kantor kepadanya. Dan keesokan harinya tanpa saya duga, teman saya tersebut mau membeli perlengkapan yang saya tawarkan padahal mereka sudah mempunyai toko langganan. Akhirnya saya bertanya, mengapa dia mau membeli perlengkapan yang saya tawarkan. Jawaban teman tersebut sempat membuat saya kaget, dia berkata bahwa karena dulu saya pernah membantunya mengambil formulir pendaftaran SMU.

Dari pengalaman ini saya betul-betul menyadari bahwa "perbuatan baik yang kita lakukan akan diingat orang walaupun hanya kecil nilainya". Walaupun pada intinya bahwa saya tidak pernah mengharapkan pamrih apapun darinya. Selain itu, saya juga mulai memahami bahwa hati dan jodoh juga memegang peranan dalam keberhasilan kita. Mengapa saya katakan demikian? Karena hati yang tulus pada waktu kita memberi bantuan kepada orang lain ini berarti satu langkah maju didalam meraih kesuksesan. Selain itu, jodoh juga berperan, karena dengan adanya jodoh maka secara tidak sengaja saya bisa bertemu dengan teman saya tersebut.

Dari pengalaman inilah saya bisa mengambil maknanya, bahwa dengan belajar TAO, maka kita harus bisa SIU TAO dengan hati yang tulus dan jujur. Dengan SIU TAO, maka energi positif akan terpancar dari diri kita, dan orang lain juga akan senang melihat diri kita. Jodoh didalam mencapai keberhasilan akan semakin dekat dengan kita apabila kita Siu Tao, karena SEN akan membantu kita dalam segala hal. Dengan adanya bantuan SEN inilah maka kita akan mencapai kehidupan yang "tertinggi", yaitu kesuksesan, kesehatan, rejeki, panjang umur dan keturunan.

Sudahkan kita mengamalkan ajaran TAO hari ini? Semoga goresan pena saya dapat mengajak umat TAO untuk semakin dapat menerapkan ajaran TAO untuk membahagiakan orang lain. Salam TAO (Fendy Gunawan, Semarang)

MESKIPUN HUJAN BEGITU LEBATNYA TIDAK MENGHIDUPKAN RUMPUT YANG TAK BERAKAR,

MESKIPUN TAO FAK BEGITU HEBATNYA JUGA TAK MENYEBERANGKAN ORANG YANG TAK ADA KEJODOHAN.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*