Intan Dalam Debu – the web

Tindakan Nyata

Posted by IDB 1 June 1, 2009, under Volume 29 | No Comments




Tindakan Nyata

Intan Dalam Debu

 

Tindakan NyataSudah menjadi naluri manusia untuk cenderung memilih melakukan sesuatu yang lebih mudah dibandingkan melakukan sesuatu yang sulit dan memerlukan perjuangan (jatuh bangun). Demikian juga dengan proses Siu Tao. Kebanyakan dari kita lebih senang mengumpulkan teori ? teori spiritual (Tao) dari buku ? buku dan juga kitab ? kitab kuno dibandingkan dengan memilah, menyaring (Wu) dan menjalankan teori ? teori spiritual (Tao) tersebut dalam bentuk latihan ? latihan setiap harinya maupun dalam bentuk penerapan langsung di kehidupan nyata sehari - hari. Kecenderungannya kebanyakan orang yang merasa ?pandai? adalah mengumpulkan teori ? teori Tao yang rumit, dengan anggapan bahwa makin rumit maka makin tinggi dan dalam level pengertian dan juga tingkatan spiritualnya. Dan semakin banyak teori ? teori Tao yang rumit ?dihafalkan? maka makin tinggi level pengertian dan kemajuan Siu Taonya.

Teori ? teori Tao memang tetap diperlukan sebagai rambu ? rambu dalam perjalanan Siu Tao kita. Tapi jauh lebih penting adalah pelaksanaan dan penerapan dari teori ? teori Tao tersebut di kehidupan nyata setiap harinya. Kita harus ingat bahwa Siu Tao adalah penggemblengan dan pelatihan diri (berlatih Tao Ying Suk) yang tekun. Ditambah dengan disiplin, pengendalian diri, dan penerapan di dalam kehidupan sehari ? hari dan hidup bermasyarakat (bersosialisasi) dengan orang lain. Jadi yang penting bukan bertapa di gua ? gua atau menghafalkan teori di buku ? buku (kitab) kuno. Jadi proses Siu Tao tidak terlepas dari kehidupan sehari ? hari dan bermasyarakat.

Oleh karenanya janganlah kita hanya terpaku dan berhenti pada tahapan berteori saja. Karena pada akhirnya hal itu hanya akan membuat kita berkutat di tempat saja (mati di satu titik) dan terjebak dalam permainan logika saja, tanpa mengerti sepenuhnya apa makna dan rasa dari teori ? teori Tao tersebut. Makna dan rasa hanya akan dapat dimengerti dan dipahami dengan menjalankan sendiri teori ? teori Tao tersebut. Teori ? teori Tao tersebut harus diimbangi dan ditindak lanjuti dengan tindakan nyata baru akan membawa dampak dan penerapan positif bagi diri dan Siu Tao kita. Hanya dengan tindakan nyata (setelah mengalami sendiri) barulah kita dapat mengerti dan menjadi mantap keyakinannya.

Tindakan nyata ini tidak dapat digantikan dengan cara lain seperti penjelasan maupun pengakuan/ kesaksian (testimoni) dari orang lain yang telah mengalami. Segalanya harus dialami sendiri tidak dapat diwakilkan maupun mewakilkan siapapun. Bagaikan rasa pedas dari cabai ataupun sensasi dan pengalaman yang dirasakan saat berlatih Tao Ying Suk tentu tidak akan dapat secara lengkap digambarkan secara lisan maupun tulisan kecuali dengan mengalami sendiri.

Hal ini dapat juga dianalogikan dengan buku resep masakan. Kita tidak akan mengerti rasa dari masakan dan menjadi kenyang hanya dengan membaca dan menghafalkan ribuan resep ? resep masakan. Kita akan dapat mengerti rasa dan menjadi kenyang bila kita sendiri dapat dan mau menjalankan petunjuk / teori yang diberikan oleh buku resep masakan itu, meskipun cuma satu macam resep masakan saja. Demikian juga dengan berbagai aspek dari Siu Tao dan diri kita.

Perubahan, perbaikan dan kemajuan hanya akan terjadi bila kita secara konsisten dan tekun berlatih Tao Ying Suk (Shen Kung, Chi Kung, dan Cing Co Kung) dan mengamalkan ajaran Tao (teori ? teori) yang sudah diberikan dan diajarkan oleh Sefu kita di kehidupan sehari - hari. Tahu apa yang mesti dipraktekkan tidaklah cukup. Kita harus melaksanakan / melakukan sendiri apa yang telah kita ketahui barulah tindakan ini dapat memberikan hasil yang nyata (kongkrit) dan bermanfaat. Jadi pelaksanaan dari satu buah teori jauh lebih bernilai dan lebih baik (bermanfaat) dibandingkan mempunyai ribuan teori tapi nol pelaksanaan.

Pengertian, pemahaman dan kemajuan dari Siu Tao sangat tergantung pada diri kita sendiri. Untuk terus maju dan bertumbuh baik dalam Siu Tao maupun aspek kehidupan lainnya, kita perlu terus menempa diri dalam bentuk kedisiplinan, SiuSin Yang Sin (revisi fisik, mental, sukma, dan perbuatannya), dan terus meningkatkan Wu serta wawasannya. Mutlak kita perlu tekun berlatih Tao Ying Suk agar fisik, mental (daya, pola dan kerangka berpikir) dan sukma kita dapat sehat, kokoh dan dewasa.

Jadi untuk dapat terus maju dan bertumbuh secara konsisten dan mantap dalam Siu Tao maupun berbagai bidang kehidupan, kita perlu senantiasa memilah, menyaring (Wu) dan menjalankan segala teori Tao yang telah kita pelajari  dalam bentuk tindakan nyata dan juga dalam bentuk ketekunan dalam berlatih dan menjalankannya di kehidupan sehari - hari. Teori sebanyak apapun yang kita miliki tidak akan membawa perubahan pada diri kita yang hakiki tanpa tindakan ? tindakan yang nyata (kongkrit) yang dilakukan secara terus menerus dan konsisten. Salam Tao

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*