Intan Dalam Debu – the web

Dari TAO YU untuk TAO YU

Posted by adminidb May 6, 2013, under Volume 3 | No Comments





Dari TAO YU untuk TAO YU

Intan Dalam Debu

 

Kolom ini khusus diperuntukkan bagi TAO YU-TAO YU yang ingin menyampaikan sesuatu. Topik untuk sementara tidak dibatasi, bisa apa saja. Yang penting bermanfaat bagi kita semua.

Agar ada pertanggung jawabannya dalam penulisan / dimuatnya tulisan pada kolom ini, maka redaksi minta mencantumkan Nama penulis, alamat dan kapan di TAO YING.

Hak pemuatan tulisan pada kolom ini ditangan redaksi, sedang isi diluar tanggung jawab redaksi.

 

Dari TAO YU – Jakarta.

Nama : Effendi

Suatu hari Fu Fak Sen saya pernah menanyakan kalau hidup ini membingungkan, bagaimana / apa supaya tidak bingung ?

Setelah dipikir-pikir dan juga didiskusikan kepada sesama TAO YU.

Ada yang menjawab bahwa itu tergantung pada orang itu sendiri.

Ada yang menjawab kalau kita bisa sampai pada tingkatan “ APA YANG SAYA MAU JADILAH ”

Tapi Fu Fak Sen saya menjawab demikian :

“ GONG = kosong tapi tidak kosong “

Ternyata .................

Memang SEN paling benar, kena pada jawaban yang paling hakiki / mendasar.

=====OOOOO====

Nama : Welly

Tahun lalu saat saya ikut ujian Wang Ie tingkat satu, ada tip dari Erl Lang Sen yang saya anggap sangat berguna bagi kita TAO YU untuk merenungkannya.

Saya sebut saja Lima P ( 5P ).

  1. Pandu
  2. Pandai
  3. Pakar
  4. Pandir
  5. Paham

Kelima ini apa pentingnya bagi seorang TAO ? Itu yang ditanyakan oleh Erl Lang Sen.

Pengertian yang saya terima :

  1. Pandu, bahwa kita orang TAO selalu sebagai pemandu ( penunjuk ke arah yang benar ) dimanapun, kapanpun dan kepada siapapun.
  2. Pandai, bahwa kita harus selalu mengasah otak, agar dari hari ke hari lebih pandai dari sebelumnya.
  3. Pakar, bahwa kita harus memiliki ketrampilan tertentu yang sangat kita tekuni. Sehingga sebagai pakar pada bidang itu. Ketrampilan ini dapat membawa ke kehidupan yang lebih layak dan percaya diri.
  4. Pandir, bahwa kita harus selalu merasa bodoh (membodoh) agar selalu dapat belajar. Orang yang merasa dirinya sudah pandai, saat itulah dia yang paling bodoh.
  5. Paham, bahwa kita harus selalu WU. Ikut arus tetapi tidak terbawa arus. Paham akan kondisi diri sendiri.

Dari pengertian ini, saya tangkap bahwa ke LIMA P ini merupakan panduan kita sebagai orang TAO dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Terlihat begitu sederhananya, tetapi tidak se-sederhana itu bila kita mau sunguh-sungguh menjalaninya.

Memang TAO itu Sederhana, Agung, dan Misterius.

=====OOOOO====

Nama : Sie Wat Lik

Saya baru belajar TAO beberapa bulan, begitu besar manfaatnya bagi saya pribadi, terutama untuk penyembuhan penyakit yang saya derita. Tetapi bukan ini yang akan saya kemukakan disini, tetapi suatu kejadian dari permohonan seorang TAO YU yang menggelikan.

Saat itu saya begitu kepinginnya agar katering yang saya kerjakan dapat order yang banyak.

Saat itu saya mohon kepada Maha Dewa Thay Sang Lauw Cin. Pagi itu terasa banyak order datang silih berganti, dari satu pesanan ke pesanan yang lain, sepertinya tidak akan berhenti.

Dari pagi hingga petang saya memasak dan memasak, sampai akhirnya lelah. Sesaat setelah tutup, saya bergegas mandi kemudian sembahyang, mengucapkan terima kasih dihadapan Maha Dewa Thay Sang Lauw Cin.

Padahal dalam hati ingin mengatakan bahwa Thay Sang “Kapok” saya, ordernya kebanyakan!

Seneng juga sih dapat banyak order, tapi ........... capek nih, tangan hanya sepasang.

Yang wajar-wajar sajalah, asal berkelanjutan, bagaimana baiknya Thay Sang aja yang mengatur hidup hamba ini.

Sekarang.......... normal-normal saja datangnya order.

Terima kasih Maha Dewa Thay Sang Lauw Cin.

=====OOOOO====

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*