Intan Dalam Debu – the web

Dewa Pintu (Men Shen)

Posted by adminidb September 26, 2012, under Volume 30 | No Comments





Dewa Pintu (Men Shen)

Penyusun & Penterjemah : PUTI (Paguyuban Umat TAO Indonesia) DPD Jambi

 

Sejarah Dewa Pintu (MEN SHEN) ada dua versi yang utama, namun yang paling banyak dianut adalah versi pasangan Dewa QING SHU BAO dan WEI CHI GONG.

 

Sejarahnya berawal pada jaman Dinasti TANG, ketika itu Raja TANG THAI ZONG mengerahkan pasukannya untuk membasmi seekor monster ular raksasa yang selalu menyebabkan malapetaka di Sungai JING.

 

Setelah kejadian itu, Sang Raja merasa selalu dikejar-kejar setannya monster yang telah dibinasakan itu, sehingga menderita insomnia (sulit tidur). Beliau takut dan selalu khawatir kalau monster itu akan datang dalam wujud hantu untuk menuntut balas dendam kepadanya. Hampir setiap malam beliau selalu merasa ada suara-suara aneh didepan pintu kamar tidurnya.

 

Karena sudah tidak tahan lagi, maka TANG THAI ZONG menceritakan masalahnya kepada semua penasehatnya. Mendengar Sang Raja dalam kesulitan, seorang Jendral bernama QING SHU BAO mengajukan diri sambil berucap lantang, "Paduka jangan kuatir, sebagai Jendral Perang, hamba bersama Jenderal WEI CHI GONG siap menjaga didepan kamar tidur paduka setiap malamnya."

 

Dan benar-benar sungguh ajaib, malam itu juga, Raja langsung bisa tidur nyenyak sepanjang malam. Setelah dijaga beberapa malam, raja merasa tidak perlu menyusahkan kedua jenderalnya lagi, beliau mendapat sebuah ide.

 

Raja menitahkan seorang pelukis untuk melukis gambar kedua jendralnya itu diatas kertas merah sebanyak sepuluh pasang. Kemudian setiap pintu kamar istana kerajaan ditempeli gambar sepasang jenderal kesayangannya itu. Dengan maksud untuk mengusir segala roh jahat dan segala kesialan.

 

Bertahun-tahun kemudian, hal ini menyebar sampai kedalam kehidupan masyarakan diluar istana kerajaan, akhirnya masyarakat pun menggambar kedua jenderal itu untuk dipuja sebagai DEWA PINTU (MEN SHEN) di masing-masing pintu besar rumah mereka. Tujuannya adalah untuk memohon keselamatan/perlindungan dan keharmonisan dalam rumah tangga.

 

Penyusun & Penterjemah :
PUTI (Paguyuban Umat TAO Indonesia) DPD Jambi.

 

Nara Sumber :

- Kitab Sejarah Dewa-Dewi AGAMA TAO.

- Kitab ZHONG GUO YI BAI SHEN XIAN TU.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*