Intan Dalam Debu – the web

Selingkuh

Posted by adminidb September 2, 2012, under Volume 31 | No Comments





Selingkuh

Oleh : Ming - Jakarta

 
Selingkuh
Melihat judul di atas, pastilah konotasi pikiran kalian akan mengarah kepada laki-laki/perempuan brengsek yang ini itu… Namun, disini kita melihat dari konteks yang berbeda, dengan problematika yang lain pula, tetapi masih dalam mayoritas orang-orang yang bermain di sana.

 

Kalau kita sudah terjun kedalam dunia usaha, sering kali kita merasa sulitnya mencari partner yang baik. Kerja sama antar perusahaan pun banyak yang kandas, meskipun masing-masing memiliki pakar hukum yang dapat membentangi segala kemungkinan buruk yang akan timbul.

 

Ada pepatah yang mengatakan: "Meskipun perjanjian ditulis dengan tinta emas di atas lembaran bulu domba, percuma saja, bila salah satu tidak tulus hati melaksanakannya." Makanya, setelah kedua belah pihak setuju dan menandatangani perjanjian, ada istilah populer yaitu dengan cletukan "jangan 'selingkuh' dengan perusahaan lain, karena kita sudah terikat perjanjian."

 

Padahal kalau kita lihat, selingkuh itu sangat identik dengan berkhianat. Kalau jaman dahulu seseorang yang berkhianat terhadap negaranya, penggal kepala adalah hukumannya. Berkhianat terhadap kelompok pribadi, pelaku akan dihabisi sampai anak cucu tujuh turunan juga. Berkhianat terhadap istri… ha.. ha.. ha.. ada yang sampai geger kasus mutilasi, dan sang istri-lah pelakunya. Jadi… Yam jangan selingkuh..!!

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*