Intan Dalam Debu – the web

BENDERA KEHIDUPAN

Posted by adminidb September 3, 2012, under Volume 32 | No Comments





BENDERA KEHIDUPAN

Oleh : Chen Guo Fong - Bali

 

Kita adalah makhluk sosial, dimana di dalam kehidupannya memerlukan kehadiran orang lain. Kita juga merupakan individual bebas merdeka, yang artinya kita berhak melakukan apapun sesuai dengan kehendak kita sendiri.

Nah, apakah kita benar-benar bebas merdeka secara mutlak? Mengingat kita adalah makhluk sosial yang pasti banyak bersinggungan dengan banyak orang dalam suatu masyarakat. Sekarang coba kita cermati lebih jauh lagi.

 

Disaat kita menginjak usia-usia remaja terkadang memiliki pemikiran bahwa saya adalah seorang yang cukup mandiri dan cukup kuat. Sehingga apapun yang saya lakukan adalah atas kemauan pribadi sendiri, dimana; jika perbuatan saya tersebut akan menghasilkan akibat, maka saya akan menerima akibat itu, menerima semua resiko yang akan timbul dari perbuatan saya tersebut.

 

Apakah betul semua resiko yang akan timbul nanti akan kita tanggung sendiri?

 

Ibarat "pemain opera kuno" (wayang orang di tiongkok kuno) yang selalu membawa bendera-bendera kecil dipunggungnya, begitu pula dengan diri kita sendiri. Sebetulnya dalam kehidupan sekarang, kita juga membawa bendera-bendera tersebut, hanya saja tidak nampak.

 

Bendera-bendera itu memiliki banyak makna, antara lain: Nama kita sendiri, suku bangsa, agama yang kita anut, marga keluarga, orangtua, masyarakat/ komunitas, dll

 

Jadi sebetulnya apa yang telah kita lakukan nanti, imbasnya tidak hanya berdampak pada diri kita sendiri, melainkan akan berdampak secara luas.

 

Misalkan kita berbuat jahat/ tercela, pasti yang dibicarakan.. siapakah dia? Anak dari siapakah dia? Darimanakah dia berasal? Ternyata dia adalah sepupu, atau teman, atau alumni perguruan ini. Nah, kita yang melakukannya namun kenapa banyak sekali muncul identifikasi terhadap diri kita?

 

Jadi meskipun kita memiliki kebebasan dalam bertindak, namun tindakan kita harus sesuai dengan segala bentuk aturan / norma dalam masyarakat itu sendiri.

 

Bawalah bendera-bendera pribadi diri masing-masing dan harumkan, jangan sampai menodai atau merusaknya. Banyaklah berpikir berulang kali dan mendengar saran orang lain sebelum bertindak.

 

Salam Tao

 

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*