Intan Dalam Debu – the web

Beruntung vs Sial

Posted by adminidb September 2, 2012, under Volume 32 | No Comments





Beruntung vs Sial

Oleh : Cai Jian Ping - Jkt

 

Beruntung  vs  Sial

          Sebelum membahas dua kata diatas lebih dalam, marilah kita bersama-sama mengerti apa yang dimaksud dengan kata "beruntung" dan "sial". Menurut saya, definisi "Beruntung" adalah suatu peristiwa yang terjadi diluar dugaan kita dan peristiwa itu membuat kita senang/bahagia/puas dan "Sial" adalah suatu peristiwa yang terjadi diluar dugaan kita dan peristiwa itu membuat kita sedih/kesal/kecewa.

 

Beruntung/Sial dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:

1. Faktor External : Beruntung/Sial yang terjadi bukan karena diri kita sendiri.

2. Faktor Internal : Beruntung/Sial yang terjadi karena diri kita sendiri.

 

Cerita-cerita dibawah ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai 2 Macam Beruntung/Sial yang dijelaskan diatas.

 

Pada saat acara undian berhadiah, ketika akan dibacakan nomor pemenang kali itu, akan ada dua reaksi yang pada umumnya terjadi pada setiap peserta undian. Yang pertama adalah, reaksi dari pemenang undian, yaitu perasaan senang dan bahagia karena dia bisa menang undian, mendapatkan hadiah. Sedangkan reaksi dari peserta undian lainnya adalah perasaan kecewa karena tidak menang undian. Cerita ini merupakan contoh mengenai Beruntung/Sial yang terjadi bukan karena diri kita sendiri (Faktor External) dan hal itu tidak bisa kita kendalikan.

 

Pada suatu hari, seorang karyawan kantoran dimarahi oleh atasannya. Saat dalam perjalanan pulang dari kantor, karyawan tersebut mengalami kecelakaan kecil. Setelah tiba dirumah, karyawan tersebut dimarahi lagi oleh istrinya. Dari cerita ini, pasti kita akan berpikir bahwa betapa sialnya karyawan tersebut. Dalam satu hari dia mengalami berbagai hal yang tidak menyenangkan.

 

Tapi apakah kita pernah bertanya mengapa hal-hal yang tidak menyenangkan tersebut terjadi pada karyawan tersebut? Ternyata karyawan tersebut, pada malam harinya, tidur larut malam karena menonton pertandingan sepak bola. Hal itu menyebabkan karyawan tersebut tidak bisa berkonsentrasi saat bekerja di pagi hari dan melakukan kesalahan dalam pekerjaannya, maka dimarahi oleh atasannya. Karena dimarahi oleh atasannya dan masih merasa kesal, maka saat pulang, karyawan ini mengendarai kendaraannya dengan perasaan dan emosi yang galau sehingga tidak hati-hati dan terjadi kecelakaan. Sesampainya dirumah, karyawan tersebut dimarahi lagi oleh istrinya karena kendaraan kesayangan istrinya rusak akibat kecelakaan.

 

Dari cerita diatas bisa dilihat bahwa peristiwa sial yang menimpa karyawan tersebut merupakan akibat dari kelalaian maupun kecerobohannya sendiri. Bayangkan bila malam sebelumnya keryawan tersebut tidak menonton pertandingan sepak bola dan istirahat yang cukup, maka berbagai peristiwa sial tersebut tidak akan terjadi.

 

 

Beruntung/Sial sebenarnya terjadi karena keputusan dan tindakan kita sendiri. Maka dari itu, jangan hanya menyalahkan keadaan, lingkungan, apalagi "Thian" terhadap kesialan kita. Kita harus melihat kenapa kita bisa Beruntung/Sial. Tidak sombong saat beruntung, karena mungkin saja hal itu terjadi berkat bantuan dari orang lain juga. Pada saat sial, juga harus tau sebabnya. Bila sial yang terjadi merupakan akibat hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan maka kita harus menerimanya dengan lapang dada, tetapi bila sial tersebut terjadi akibat dari kecerobohan atau kelalaian kita sendiri maka kita harus memperbaiki diri kita agar bisa lebih baik lagi.

 

Ombak yang tenang tidak akan melahirkan pelaut yang tangguh. Semua yang terjadi pasti ada hikmahnya. Beruntung/Sial merupakan bagian dari hidup yang membuat mental kita semakin kuat dan mengasah kemampuan kita dalam menyelesaikan suatu masalah. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi segala macam situasi dengan bijaksana dan pikiran yang positif (Positive Thinking).

Beruntung  vs  Sial

Salam Tao

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*