Intan Dalam Debu – the web

Waktu Lienkung

Posted by adminidb September 2, 2012, under Volume 32 | No Comments





Waktu Lienkung

Oleh : Ding Ding -Surabaya

 

 Waktu Lienkung

Biasanya kita kalau ada masalah, lienkung kita menjadi lama waktunya. Kita banyak permintaan dan memohon kepada Dewa-Dewi untuk mengabulkan permintaan tersebut. Setelah permintaan kita terkabul, kita  sering kali asyik sendiri dan melupakan Dewa-Dewi yang telah banyak membantu kita.

 

Salah satu contoh yang banyak dialami oleh Taoyu yang mempunyai toko adalah pada waktu tokonya sepi, mereka lienkung bisa sampai 1 jam bahkan lebih, mereka memohon kepada Dewa-Dewi agar diberikan rejeki. Karena usaha mereka yang giat dan tak kenal putus asa, akhirnya rejeki datang juga sehingga toko menjadi ramai. Tetapi, pada saat toko ramai, kita begitu menikmati kesibukan kita sampai larut malam, dan begitu tiba waktunya lienkung, kita hanya absen dan bilang pada Shen bahwa kita sudah capek dan ingin lekas tidur.

 

Memang tidak semua seperti itu, tapi tidak sedikit juga yang seperti itu. Pernahkah kita berpikir bahwa Dewa-Dewi tidak pernah meminta balasan kepada kita meskipun banyak yang sudah mereka berikan kepada kita? Kenapa kita yang sudah banyak dibantu tidak bisa meluangkan waktu lebih banyak untuk mendekatkan diri dengan Dewa-Dewi kita? Padahal itu semua untuk diri kita sendiri, yang akan mendapatkan manfaatnya juga diri kita sendiri. Karena itu kita harus meluangkan waktu untuk lienkung demi diri kita sendiri.

 

Salam Tao

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*