Intan Dalam Debu – the web

HIDUP BAGAIKAN SEBUAH MIMPI

Posted by adminidb September 10, 2012, under Volume 33 | No Comments





HIDUP BAGAIKAN SEBUAH MIMPI

Oleh : Lie Yuliadi - Lampung

 

HIDUP BAGAIKAN SEBUAH MIMPI
Untuk mengawali tulisan ini, saya akan menceritakan kejadian yang saya alami beberapa waktu yang lalu. Belum lama ini saya bertemu dengan seorang teman lama saya. Teman lama saya ini berusia jauh di atas saya. Kami ngobrol dan bercerita tentang kabar masing - masing. Ditengah tengah obrolan, kawan saya mengatakan kalau ia merasa hidupnya hanya bagaikan sebuah mimpi saja. Saya mulai penasaran dan bertanya apa maksudnya. Ia pun menjelaskan bahwa selama puluhan tahun hidupnya ia merasa seperti sedang tertidur. Dan pada saat usianya memasuki masa senja seperti saat ini, ia merasa seperti baru terbangun. Terbangun dari mimpi panjangnya. Yang ia sesali, pada saat terbangun ia sadar bahwa ia belum melakukan sesuatu yang berarti untuk orang orang disekitarnya. Anak dan istrinya. Jadi, semua kenyataan hidup yang ia alami hanya bagaikan sebuah mimpi saja. Semua berlalu dengan begitu cepatnya. Ia merasa gagal dalam hidupnya. Hidupnya benar - benar terasa hampa saat ini. Masa muda ia sia-sia kan begitu saja.

 

Dari cerita di atas, dapat saya tangkap bahwa hidup berlalu dengan sangat cepat. Bagaikan sebuah mimpi saja.

 

Lalu, bagaimana pandangan kita akan hal ini?
Apakah kita mau hidup yang hanya bagaikan sebuah mimpi saja?
Bagaimana agar hidup kita lebih berarti dan tidak seperti contoh diatas?

 

Menurut saya ada 2 hal penting yang harus kita miliki untuk menjadikan hidup kita lebih berarti dan lebih bermakna. Yang harus kita miliki antara lain :
HIDUP BAGAIKAN SEBUAH MIMPI
1. Memiliki Impian dan Daya juang yang tinggi
Dari cerita teman saya diatas, dapat kita lihat pada saat ia muda, ia tak pernah punya impian. Apalagi daya juang. Hidupnya hanya untuk bersenang - senang dan menggunakan waktu yang sangat berharga untuk menikmati hidupnya. Tanpa pernah berpikir tentang Impian dan keberhasilan.

 

Impian adalah sesuatu yang harus kita capai dalam hidup ini. Tak peduli bagaimana cara mewujudkannya, kita harus bisa mencapai Impian kita. Menurut saya, Impian adalah motivasi alami diri kita. Impian akan selalu memotivasi kita untuk berjuang. Untuk mewujudkan semua yang kita inginkan.

 

Impian yang tinggi harus disertai dengan daya juang yang tinggi pula. Tanpa daya juang yang tinggi kita hanya akan menjadi seorang pemimpi saja.

 

Seorang pemimpi yang membiarkan impiannya hanya menjadi angan - angan belaka. Hanya bisa bermimpi tanpa berani mewujudkan mimpi - mimpinya.

 

HIDUP BAGAIKAN SEBUAH MIMPI2. Mengerti akan pentingnya waktu
Waktu sangat berharga karena waktu tidak akan pernah bisa diputar kembali. Semua manusia memiliki waktu yang sama dalam hidupnya. 365 hari setahun, 30 hari sebulan, 7 hari seminggu, dan juga 24 jam sehari. Tapi pada kenyataannya, dalam mengejar satu tujuan yang sama, waktu yang diperlukan tiap - tiap orang berbeda. Ada yang hanya membutuhkan waktu singkat, ada juga yang membutuhkan waktu yang panjang.

 

Mengapa hal ini bisa terjadi? Menurut saya, semua ini karena sikap mental tiap tiap orang berbeda. Pengertian akan pentingnya waktu untuk tiap - tiap orang pun berbeda. Orang dengan sikap mental yang positif akan sangat menghargai waktu dalam hidupnya. Orang dengan sikap mental positif akan menggunakan waktu sebaik - baiknya untuk mewujudkan harapan dan impiannya. Sebaliknya, orang yang memiliki sikap mental negatif akan menggunakan waktunya dengan kegiatan - kegiatan yang kurang bermanfaat. Bersantai dan bersenang senang menghabiskan waktunya. Tanpa memperdulikan akan hal hal yang semestinya diraih. Seperti impian, dan masa depan. Untuk itu kita harus mencoba menghargai waktu kita. Menggunakan waktu untuk hal - hal yang bermanfaat.

 

HIDUP BAGAIKAN SEBUAH MIMPIKesimpulannya, kita sebagai seorang yang telah belajar Tao tentu tidak mau hidup kita hanya menjadi sebuah mimpi saja. Oleh karena itu kita harus punya impian dan daya juang yang tinggi. Di saat orang - orang lain diluaran sana mengeluh akan hidupnya, kita harus tersenyum menikmati setiap detik kenyataan hidup kita. Berjuang untuk mewujudkan semua impian kita. Karena kita semua adalah seorang pemimpi, yang tahu kapan saatnya bangun dan mewujudkan mimpi mimpi kita. Bagaimana dengan yang sudah berumur? Bagi yang berumur harus mencoba melupakan usianya. Berjuang tanpa kata terlambat. Melakukan hal berguna yang bisa dilakukan. Menikmati hidup yang indah dan bahagia.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*