Intan Dalam Debu – the web

HIDUP IBARAT JALAN

Posted by adminidb September 10, 2012, under Volume 33 | No Comments





HIDUP IBARAT JALAN

Oleh : Pungki Hermawan - Bali

 

Saya adalah seorang pemuda yang mencoba mengadu nasib di luar pulau. Disini saya bekerja sebagai seorang marketing alat-alat komputer. Dimana setiap hari saya selalu berlalu lalang di jalan raya, menawarkan beberapa produk komputer yang terkini.

 

Disela-sela perjalanan terkadang saya meluangkan waktu untuk berpikir mengenai makna kehidupan. Jadi sambil berkendara pikiran saya pun melalang buana, sampai akhirnya saya mendapatkan sedikit pandangan tentang hidup yang bisa diibaratkan sebuah perjalanan selama berkendara dijalan.

hidup ibarat jalan

hidup ibarat jalan

Hidup ibarat melewati / berjalan pada sebuah "jalan" :

1. Dimana jalan itu bisa berupa "persimpangan", yang mengharuskan kita untuk mengambil pilihan/ suatu keputusan.

2. Bisa juga berupa "turunan" yg curam dan terjal, sehingga perlu tenaga extra untuk mengerem.

3. Atau berupa "tanjakan" yg tinggi, sehingga perlu injak gas dengan sekencang-kencangnya.

4. Dan bisa juga berupa "belokan" yg kadang belokan itu ada yg berupa sudut 180 derajat, atau dengan kata lain mengharuskan kita untuk memutar balik.

5. Tapi jalan (takdir) adalah jalan yang tetap harus kita lalui, apapun bentuknya.

6. Tidak ada yang namanya jalan "buntu", sebab apa yg ada dibalik tembok penghalang itu adalah kesuksesan.

7. Hanya ada dua kondisi yang menyebabkan kita berhenti didalam melanjutkan perjalanan, yaitu : kendaraan kita rusak (kematian) atau bahan bakar kita habis (semangat hidup hilang).

8. Jangan menjadi konyol hanya karena terkena penghalang sepele lalu bahan bakar kita menjadi habis.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*