Intan Dalam Debu – the web

Salahkah Sahabatku???

Posted by adminidb September 10, 2012, under Volume 33 | No Comments





Salahkah Sahabatku???

Oleh : Teddy H. - Jkt

 

Salahkah Sahabatku???
Bulan lalu sahabatku datang menemui saya, dia ceritakan kekesalan terhadap sahabat karibnya Anto, "Memang tidak benar tuh si Anto !!!!!!" adalah kalimat pertama yang keluar dari mulutnya dengan keras dan lantang dihadapan saya. Kata berikutnya yang keluar dari mulutnya masih dalam intonasi yang tinggi; "Mau menangnya sendiri !!!". "Padahal saya sudah puluhan tahun mengalah dan selalu melupakan kesalahannya, tapi kali ini benar benar keterlaluan dia perlakukan saya. Padahal dalam mendapatkan proyek ini saya korbankan waktu begitu banyak sampai - sampai waktu berkumpul dengan keluarga saya korbankan untuk menangani proyek ini, tapi hasil yang saya terima tidak sesuai dengan kerja keras saya selama ini. Memang SERAKAH !!! Akan saya hancurkan USAHAnya !!!!!". Kutipan pembicaraan diatas hanya sebagian dari pembicaraan saya dengan Akwan.

 

Mungkin kita semua pernah mendengar cerita seperti diatas; sahabat lama akhirnya bertengkar karena "UANG", "HARGA DIRINYA DIRENDAHKAN ", dan/atau "KESERAKAHAN". Kalau kita lihat cerita diatas siapakah yang salah? Menurut saya, bila terjadi pertengkaran pastilah kedua duanya salah, karena manusia tidak luput dari kesalahan, kita semua masih dalam proses Siu Sing Yang Sin (revisi diri).

 

Pertanyaan berikutnya, Kenapa kita masih suka bertengkar terhadap sahabat kita?
Salahkah Sahabatku???
Beberapa point yang harus kita jadikan bahan pertimbangan agar tidak terjadi pertengkaran dengan sabahat kita:

  • Hidup ini membutuhkan kerjasama
    Kita tidak mungkin hidup tanpa orang lain, dengan kerjasama sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi mungkin. Bekerjasama dengan orang lain bukan pertanda kita lemah, sebaliknya mencerminkan kita sebagai manusia yang cerdik untuk melipat gandakan sesuatu hasil.
  • Jangan meremehkan orang lain
    Sikap suka menghina orang lain adalah sumber penghancuran diri. Setiap orang memiiki kelebihan dan kekurangan, jika kita memiliki Salahkah Sahabatku???kelebihan kita tidak perlu memandang rendah orang lain.

 

Kita juga harus ingat bahwa kehidupan memang seperti roda yang berputar kadang dibawah kadang diatas, makanya saat kita diatas kita tidak perlu sombong dan saat dibawahpun kita tidak perlu putus asa. Sifat suka meremehkan orang lain sama sekali tidak ada nilai positifnya, yang ada hanya menyakiti orang lain.

 

Melupakan kebaikan diri dan kesalahan orang lain
Berbuat baik harus dari hati dan juga harus dengan niat benar-benar ingin berbuat tanpa mengharapkan balasan atau pamrih, karena kalau kita bebuat baik mengharapkan balasan atau pamrih dan apabila balasan yang kita harapkan untuk mendapatkan tidak terpenuhi maka akan menyebabkan kita sakit hati dan merasa apa yang kita lakukan hanyalah sia-sia.

 

Demikian pula dengan kesalahan orang lain kita harus bisa memaafkan dan melupakan. Karena kesalahan orang lain yang kita ingat dalam hati akan menjadikan kita dendam, jika didiamkan dendam akan menumpuk dihati kita yang akan merusak diri kita sendiri.

 

Dua hal yang harus dilupakan dalam hidup adalah "kebaikan kita pada orang lain" dan "kesalahan orang lain pada diri kita"

 

Tidak ada orang yang sempurna
Menuntut kesempurnaan dari diri sendiri atau dari orang lain hanya akan menciptakan standard yang tidak mungkin dan justru menciptakan pemikiran negatif yang mengarah pada kritik terhadap diri sendiri, ketidak puasan, frustasi, kebencian dan sikap masa bodoh. Memaksa diri sendiri untuk mencapai harapan yang tidak realistis akan mengundang stress yang tidak semestinya, kecemasan dan perasaan mudah marah.

 

Coba jawab pertanyaan di bawah ini :

 

Sebutkan 3 nama orang paling kaya didunia ?Salahkah Sahabatku???
Sebutkan 3 nama pemenang hadiah nobel ?
Sebutkan 3 nama putri Indonesia ?

 

Bisakah anda menjawab semuanya ? Pasti sedikit sekali orang yang mampu menjawabnya dengan tepat.

 

Sekarang jawab pertanyaan berikut ini :

 

Sebutkan 3 nama guru yang pernah mengajar anda ?
Sebutkan 3 nama sahabat anda ?
Sebutkan 3 nama orang yang anda sukai untuk menghabiskan waktu ?

 

Lebih mudah bukan ?

 

"Ukuran ucapanmu penting, ukuran otakmu cukup penting, ukuran hatimulah yang terpenting"

 

Sahabat sejati tidak pernah menjatuhkan sahabatnya karena uang, karena persahabatan tidak ternilai harganya. Marilah kita semua belajar melupakan kesalahan sahabat kita, karena bersahabat puluhan tahun tidaklah mudah. Kenapa harus kita hancurkan persahabatan kita dalam hitungan detik atau menit ??? Ingatlah perbuatan baik yang pernah dilakukan oleh sahabat kita, tapi lupakanlah perbuatan baik yang pernah kita lakukan terhadap sahabat kita.

 

Salam hangat untuk sahabat - sahabat sejati ku

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*