Intan Dalam Debu – the web

THREE DAYS & TWO NIGHTS IN TRAWAS

Posted by adminidb June 26, 2013, under Volume 5 | No Comments





THREE DAYS & TWO NIGHTS IN TRAWAS

Oleh : Liem Cin Bing (Jombang)

 

Kedatangan : 24-12-1999

Di penghujung tahun 1999 yang lalu, daidakan acara Ciang Tao yang diselenggarakan di Trawas. Taoyu-taoyu berdatangan dari berbagai kota bahkan ada yang dari luar pulau dengan tujuan untuk menambah ilmu, menambah pengalaman, memperluas wawasan bahkan juga mencari calon pacar bagi muda-mudinya. Pada saat kedatangan semua Taoyu didaftar dan diberi label nama supaya mudah dikenali.

 

Setelah makan malam, acaranya ramah tamah. Yang remaja kumpul dengan yang remaja, yang tua kumpul dengan yang tua, ada yang ngobrol bertukar pengalaman, adapula yang baru mulai berkenalan. Sekitar jam 21.00 WIB, Sefu mengajak semuanya berkumpul kemudian acara perkenalan secara formal perkota diselingi pemberitahuan siapa saja yang masih boleh dilirik dan yang sudah tidak boleh dilirik lagi.

 

Water Shock : 25-12-1999

Pagi hari terjadi kehebohan karena tiba-tiba ada yang berteriak-teriak bahwa airnya mati (maksudnya airnya berhenti). Ada yang dalam keadaan setengah bersabun, ada pula yang mulutnya masih berbusa penuh odol, terpaksa mereka melanjutkan kegiatannya di kolam atau dengan air mineral.

 

Walau demikian acara Ciang Tao tetap berjalan lancar. Setelah makan siang acaranya bebas maka ada yang memanfaatkannya untuk melanjutkan tidur, meneruskan mandi, main kartu ngobrol dan lain-lain. Malam hari acara Ciang Tao dilanjutkan, anehnya kalau saat diluar banyak yang bertanya pada Sefu, maka pada saat Ciang Tao semua pada diam. Menurut survey ternyata banyak yang merasa malu, grogi dan takut bertanya karena acara dianggap terlalu formal selain itu ada juga yang takut ditertawai tapi ada pula yang memang tidak punya pertanyaan.

 

Menu Tepi : 26-12-1999

Secara tidak sengaja pada pagi hari terjadi kesalahan teknis dibagian dapur, karena tercampur teh maka minuman kopi berubah menjadi TEPI (rasa teh dan kopi). Akibatnya ada Taoyu yang sampai mencuci gelasnya berkali-kali ketika meminum minumanini karena mengira bahwa gelasnya bau sabun. Baru setelah mendapat penjelasan dari bagian konsumsi dia sadar bahwa kesalahan bukan pada gelasnya. Tapi ternyata minuman baru ini laku juga, mungkin karena terpaksa, yach ?!?

 

Hari ini acaranya ringan, Taoyu-taoyu bernyanyi kemudian berkumpul saling bertukar pengalaman. Setelah itu adalah acara permainan yang lebih banyak ditujukan untuk kelompok muda mudi. Beberapa permainan diadakan secara berpasangan antara lain : memindahkan gelang karet pada lidi, menyuap telur dengan mata tertutup, berebut kursi, dan makan pisang. Setiap pemenangnya mendapatkan bingkisan hadiah selain itu juga ada hadiah yang diundi. Pokoknya acara ini berlangsung ramai dan kocak.

 

Setelah makan siang, acara selesai dan semua bersiap untuk pulang.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*