Intan Dalam Debu – the web

ANTARA LAMPUNG dan JAKARTA

Posted by adminidb July 16, 2013, under Volume 6 | No Comments





ANTARA LAMPUNG dan JAKARTA

Oleh : Lenny

 

Muda-mudi Jakarta, Bandung dan Sukabumi, memasuki minggu terakhir bulan April 2000 yang lalu mengadakan hajatan. Hajatan kali ini adalah jalan-jalan ke Lampung. Alasannya kami ingin mencicipi nuansa daerah diujung paling selatan pulau Sumatera itu. Pada hari Kamis tanggal 20 malam jam 21.30aa, kami berangkat menggunakan empat mobil beriringan. Karena berangkatnya malam, perjalanan kami santai, sehingga sampai di TAO KWAN Lampung pukul 6.30 pagi.

 

Kedatangan kami disambut sangat ramah dan hangat oleh para Sesiung dan muda-mudinya Lampung. Tuan rumah rupanya sangat mengerti keadaan , rasa lelah dan kurang tidur kami segera hilang disuguhi dengan teh dan kopi susu hangat serta roti. Setelah beristirahat dan menyegarkan badan kami diajak berkumpul. Acaranya dimulai dengan perkenalan, kemudian dilanjutkan dengan games yaitu permainan catur, tenis meja dan SIONG GHIE. Walaupun kami banyak yang tidk bisa main tapi semua ikut berpartisipasi dan meramaikan. Wah acaranya seru banget deh.

 

Cewek-cewek yang tidak ikut main berkumpul dan bernyanyi bersama. E.... tak terasa sudah tengah hari, acaranya sampai sini aja, dan semuanya makan siang.

 

Yach......penyakit deh, kalau habis makan pasti pada ngantuk, makanya kita-kita diantar ke Hotel Rarem untuk beristirahat sebentar.Z....z....z.

 

Malamnya kami diajak makan malam bersama di Bukit Randu. Tempatnya di atas bukit, dari sini bisa menikmati pemandangan kota Bandar Lampung. Makan malam yang tidak terlupakan, karena menu makanannya semua dari ikan. Anak-anak muda kalau ngumpul makan pasti deh, seru dan mengasyikkan. Mungkin kalau kita perhatikan semau muka sudah kayak ikan. He..he...

 

Selesai makan malam kami semua langsung menuju ke TAO KWAN Suci Mulia untuk berdiskusi dan bertukar informasi mengenai kesanpesan dan harapan kegiatan muda-mudinya. Dapat kita simak sebagai berikut :

 

Kesan dan Harapan Muda-mudi Jakarta :

-          Muda-mudi yang aktif hanya sedikit oleh karenanya mengharapkan keikutsertaan dari teman-teman yang ada.

-          Majalah intan Dalam Debu diharapkan dapat menjadi salah satu sarana kita semua untuk menimba TAO.

-          Dapat mengadakan kunjungan ke derah minimal 2 x setahun, agar dapat semakin mengenal para TAO YU daerah dan menggalang keakraban serta kekeluargaan antar TAO YU.

-          Muda-mudi generasi sekarang bisa lebih baik dari generasi yang sebelumnya demi kemajuan TAO kita bersama.

 

Kesan dan harapan muda-mudi Bandung :

-          Masih kurangnya informasi mengenai TAO.

-          Ingin ikut berpartisipasi dalam acara-acara seperti ini.

-          Ada TAO YU dari daerah lain dapat meluangkan waktu untuk memberikan inputan dan pengarahan.

 

Kesan dan harapan muda-mudi Sukabumi :

-TAO YU nya belum banyak.

-Semoga TAO YU tambah banyak.

 

Kesan dan harapan muda-mudi Lampung :

-          Muda-mudi sebenarnya hanya sedikit, tapi banyak yang merasa jiwanya muda ikutan kegiatan muda-mudi.

-          Mayoritas kegiatan adalah olah raga seperti tenis meja, catur, dan SIONG GHIE selain itu setiap harinya sendiri ada diskusi.

-          Bagi TAO YU yang keluar daerah karena sekolah atau lainnya supaya tetap memberikan kabar apabila ada informasi.

 

Selesai muda-mudi memberikan pesan-kesam dan harapan mereka, acara dilanjutkan dengan diskusi ringan.

 

Mau tau topiknya ? Topiknya adalah tentang “Pengabdian dan Kesetiaan terhadap TAO”. Apa dan bagaimana pandangan para TAO YU tentang topik diatas ?

 

Seru lho.....! Saling memberi argumentasi, masing-masing peserta dapat giliran untuk mengeluarkan pendapat. Akhirnya disimpulkan oleh yang di depan itu......... Pembawa acara.

 

Pokoknya.......Puas deh semuanya.

 

Pada hari Sabtu, setelah kami selesai sarapan pagi, kami diajak mengunjungi 3 wihara yaitu Wihara Kusala Maitri, Kusala Padma dan Senopati, dimana ketiga wihara ini ada THAY SANG LAUW CIN nya. Siangnya kami langsung berangkat ke Kalianda Resort. Wah, seru banget deh. Kami semua bersenang-senang sampai lupa kalau waktu sudah sore dan kami harus balik ke hotel untuk bermandi ria dan santap malam bersam kembali. Walaupun baru 1 malam kami menginap tapi suasana semakin ramai dan akrab saja.

 

Minggu paginya kami beramai-ramai membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang dan kembali lagi ke TAO KWAN untuk perpisahan. Seperti pepatah mengatakan, ada pertemuan pasti ada perpisahan. Tak dapat kami pungkiri rasanya begitu cepat waktu berlalu padahal kami baru merasakan suasana yang begitu akrab tetapi kami harus berpisah. Kami yang datang ke Lampung sekali lagi mengucapkan banyak terima kasih atas semua pelayananyang telah diberikan kepada kami. Sampai jumpa lagi.

 

Salam TAO.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*