Intan Dalam Debu – the web

THAY SANG LAUW CIN ada di TAY KAK SIE !

Posted by adminidb July 18, 2013, under Volume 6 | No Comments





THAY SANG LAUW CIN ada di TAY KAK SIE !

Oleh : Henny – Surabaya

 

Hari H pun maikn dekat, tepat pada tanggal 25 Maret, kami berenam termasuk Sefu dan Semu berangkat dari Surabaya puku 09.00 pagi dengan kereta api. Tiba di semarang pukul , diawali dengan acara makan siang bersama dan kemudian diantar ke Hotel untuk istirahat sejenak guna mempersiapkan diri untuk mengikuti acara gladi resik di tempat ibadah TAY KAK SIE.

 

Malam hari dimulai dengan makan malam bersama di Hotel dan dilanjutkan dengan acara CIANG TAO. Waktu yang tersisa untuk CIANG TAO tidak panjang, tetapi meskipun demikian sempat pula mendapatkan tambahan untuk pengetahuan, untuk dapat “CING” selama CING CO, ada lima hal yang perlu diperhatikan antara lain :

  • MING LI PU CIE (Yang berkaitan dengan MING dan LI)

Selama manusia masih mendewakan masalah MING dan LI, maka susahlah untuk dapat “CING”, tetapi bagaimanapun juga MING ( nama ) tetap harus dipelihara ( menjaga harkat dan martabat ), sedangkan LI ( harta ) itu memang penting tetapi bukanlah segalanya. Hendaknya tidak menjadi budak harta.

  • SHI NU PU JU (Yang berkaitan dengan rasa senang dan marah)

Perasaan senang dan marah sebaiknya dikendalikan dan tidak diumbar sembarangan.

  • SHENG SHE PU JI (Yang berkaitan dengan kesenangan duniawi)

Sebagaimana layaknya manusia tidaklah mungkin dapat melenyapkan kesenangan duniawi, tetapi terlalu mengumbar kesenangan duniawi jugalah kurang pada tempatnya.

  • CE WEI PU CIEK (Yang berkaitan dengan makanan)

Untuk dapat hidup seseorang perlu makan, tetapi makanan yang diperlukan disini adalah makanan yang mengandung gizi yang dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, bukan makanan yang berlebihan yang dapat berakibat menimbulkan berbagai ragam penyakit.

  • SHEN LI SIAU SAN (Yang berkaitan dengan pikiran sedih dan rasa was-was)

Setiap insan di dunia sedikit banyak tidak terlepas dari rasa khawatir dan pikiran-pikiran sedih, tetapi alangkah bijaknya bilamana berhadapan dengan hal-hal yang dapat menimbulkan rasa was-was dan pikiran sedih dieliminir sedemikian rupa. Hal ini dapat terlaksana apabila ketika berhadapan dengan masalah (peristiwa) yang dapat menimbulkan perasaan-perasaan negatif tersebut, yang dilihat adalah hikmah apa yang ada dari masalah atau peristiwa tersebut, dengan kata lain belajar untuk melihat dari sisi kebaikannya.

 

Selama manusia masih menekankan pada hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan, seperti yang disebutkan pada lima point diatas, maka masih sukar untuk dapat “CING”.

 

Selanjutnya...................bobok untuk persiapan besok !Tanggal 26 Maret, pagi hari breakfast di hotel, kemudian tepat pukul

 

Dilanjutkan dengan meluncur menuju tempat ibadah TAY KAK SIE untuk melakukan persiapan. Tepat pukul 10.00 acara prosesi penempatan altar Maha Dewa dimulai dan acara ini berakhir lebih kurang pukul 12.00. Acara berlangsung dengan sangat sukses, tentu saja semua ini tidak terlepas dari segala persiapan dan usaha yang demikian cemerlang yang telah dilakukan oleh para TAO YU Semarang. Acara selanjutnya adalah makan siang bersama di aula, sementara itu di depan altar utama digelar pertunjukan Barongsai, yang mana sebelum mempertunjukan kebolehannya, rombongan Barongsai berdoa bersama di hadapan altar Maha Dewa.

 

Jam 14.00 TAO YU Surabaya harus sudah meninggalkan tempat ibadah untuk menuju Stasiun. Tenggang waktu antara sesudah makan siang hingga jam 14.00, dimanfaatkan oleh para TAO YU untuk bertanya jawab dengan Sefu.

 

Demikian rangkaian acara selama di Semarang.

 

Salam TAO.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*