Intan Dalam Debu – the web

ULASAN SEDERHANA MENGENAI WU WEI MENURUT PANDANGAN SAYA

Posted by adminidb July 13, 2013, under Volume 6 | No Comments




ULASAN SEDERHANA MENGENAI WU WEI MENURUT PANDANGAN SAYA

Oleh : Liem Kien Kok

 

Dengan tidak bermaksud menentang tulisan-tulisan lain mengenai Wu Wei maupun hendak menggurui, perkenankan saya ikut menyumbang khasanah pengetahuan Tao kita. Saya mencoba untuk mengemukakan pendapat mengenai Wu Wei sebatas pengetahuan dan kemampuan saya yang tanpa dibekali kemampuan berbahasa Mandarin.Semoga ada yang berguna dan dapat diambil manfaatnya.

 

Wu Wei dalam pandangan saya adalah berbuat yang seperti tidak berbuat. Bertindak yang seakan-akan tanpa tindakan. Yang artinya nanti adalah munculnya hasil tindakan yang hampir tanpa adanya tindakan. Dalam bahasa modern, istilah ini mirip dengan efisien dan efektif.

 

Mengapa LAU TZE mengajarkan mengenai Wu Wei, adalah karena Wu Wei sangat menghemat tenaga dengan hasil yang sebaik mungkin. Mengapa demikian? Melalui pengamatannya yang lebih, mungkin LAU TZE telah dapat melihat dan kemudian menarik kesimpulan bahwa segala sesuatu perbuatan yang dilakukan dengan ‘ngoyo’ maka hasilnya sering berlawanan dengan yang diharapkan. Sesuatu yang dilakukan dngan berlebihan akan menjumpai banyak rintangan dan hambatan. Untuk itulah Wu Wei diajarkan. Bagaimana melakukan Wu Wei dan kapan harus menjalankannya, adalah bahwa harus pada saat yang tepat dan pada tempat yang tepat.

 

Saya berpendapat, bahwa Wu Wei bukanlah sekedar tindakan yang dilakukan dengan tanpa berpikir, karena sudah terbiasa atau otomatis atau dsb. Melainkan justru Wu Wei harus dilakukan dengan pengamatan jeli dan pemikiran yang tepat sehingga dapat menentukan timing dan tempat yang tepat pula. Dalam hal ini WU sangat diperlukan.

 

Pada hakekatnya justru Wu Wei dilakukan dengan memanfaatkan irama alam. Sepertinya mulai menanam padi pada waktu mulai turunnya musim penghujan. Sehingga dengan tindakan yang sedikit akan dapat hasil yang seperti diharapkan karena dukungan alam. Sehingga sepertinya Wu Wei adalah tindakan yang hampir tidak memerlukan tindakan karena adanya dukungan alam. Untuk menentukan dan mengetahuinya kapan adanya dukungan alam memerlukan pengamatan dengan menggunakan Wu kita. Dukungan alam ada dengan memanfaatkan irama alam. Irama alam mempunyai waktunya sendiri. Sebenarnya segalanya mempunyai waktunya sendiri-sendiri, tinggal kita mau mengamati dan membuka diri terhadapnya atau tidak. Tindakan demikian saya menyebutnya dengan alamiah (Ce Ran). Artinya sesuai dengan irama alam atau selaras dengan irama alam. Jika dingin ya pakai mantel, jika panas buka baju.

 

Demikian maka ungkapan-ungkapan dalam pepatah Mandarin berdasr padanya. Seperti pohon yang terlalu tinggi mudah tumbang. Pisau yang terlalu tajam mudah tumpul. Semuanya melambangkan tindakan yang tidak berprinsip pada Wu Wei, dan akan mendapat tantangan atau hambatan yang seakan-akan muncul dengan sendirinya. Bertindak menurut Wu Wei bagaikan berenang mengikuti mengikuti arus sungai atau berjalan di atas jalan yang menurun. Bagaimana kita mempelajarinya dan melatihnya, tergantung pada diri sendiri. Benar tidaknya tergantung pada pendapat diri masing-masing. Inilah ulasan sederhana mengenai Wu Wei dari sudut pandang saya.

 

Salam TAO !

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*