Intan Dalam Debu – the web

Apakah Aku Sakit Hati ?

Posted by adminidb August 12, 2013, under Volume 8 | No Comments





Apakah Aku Sakit Hati ?

Intan Dalam Debu

 

Sakit hati dapat saja menyerang semua orang termasuk kita. Sakit hati yang dimaksud disini tentunya bukan berarti sakit lever, sakit kuning atau dalam istilah kedokterannya terkenal dengan nama penyakit hepatitis. Sakit hati yang dimaksud adalah sakitnya perasaan kita yang biasanya akibat tersinggung, terhina, atau terabaikan dan lain-lainnya.

 

Nah disini ada test singkat untuk mengetahui sampai sejauh mana kita dapat menghadapi serangan sakit hati ini.

 

Pilihlah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan memilih  satu jawaban yang paling sesuai dengan perasaan anda.

  • Bila berhadapan dengan orang yang membicarakan “kejelekan” anda, maka anda akan :
  1. Dendam.
  2. Langsung marah.
  3. Menjelaskan bahwa anda bukan demikian.
  4. Mendengarkan dan meminta sarannya.
  • Jika orang yang pernah bersalah pada anda minta maaf, maka anda akan :
  1. Tidak akan pernah memaafkannya.
  2. Mau memaafkannya hanya setelah anda”membalasnya”.
  3. Memaafkannya.
  4. Tidak perlu menerima “maafnya”, karena merasa dia tidak bersalah.
  • Jika anda bertemu dengan orang yang pernah bersalah pada anda dan pada saat itu dia memerlukan bantuan anda maka anda akan :
  1. Sengaja mempersulit keadaan dia sebagai balas dendam.
  2. Menghindar dan pura-pura tidak tahu.
  3. Membantu sedikit.
  4. Menolongnya sampai lepas dari kesulitan.
  • Anda merasa dan menyadari bahwa :
  1. Selama ini anda selalu yang paling benar, tidak pernah salah tapi orang-orang disekeliling anda menganggap anda yang selalu salah.
  2. Selama ini anda lebih banyak benarnya jika dibandingkan dengan orang lain, tapi orang disekeliling anda tidak adil karena lebih banyak menyalahkan anda.
  3. Selama ini anda merasa biasa dan sama dengan orang disekeliling anda yang tak luput juga dari kesalahan dan anda bisa menerima diri anda maupun orang lain.
  4. Selama ini anda merasa menjadi sumber dari semua kesalahan-kesalahan yang ada sehingga andalah yang patut selalu dipersalahkan dari pada orang lain.
  • Berhadapan dengan orang yang pernah berbuat salah terhadap anda tapi sudah pernah mengakui kesalahannya dan minta maaf pada anda, maka anda akan :
  1. Selalu mengingatkannya bahwa dia pernah bersalah dan tidak akan dapat percaya padanya lagi.
  2. Selalu menjaga jarak dan sangat hati-hati karena takut dia akan berbuat kesalahan terhadap anda lagi.
  3. Berhubungan secara biasa, normal dan percaya bahwa dia dapat memperbaiki kesalahannya.
  4. Menganggap bahwa anda turut berperan dalam kesalahan yang pernah diperbuatnya terhadap anda sehingga anda juga ikut bertanggung jawab sehingga anda juga justru turut belajar memperbaiki diri.
  • Jika anda mendapat kritik karena dianggap telah melakukan kesalahan oleh orang-orang disekeliling anda, maka :
  1. Akan bersikeras membela diri bahwa anda benar, dan menuntut orang-orang tersebut untuk minta maaf pada anda dan jika memungkinkan anda ingin menghukum mereka.
  2. Akan mencoba membela diri dengan berdalih dan berkelit dari kesalahan yang ada.
  3. Akan bercermin untuk memperbaiki diri dan mencoba menyesuaikan diri untuk mendekatkan diri dengan mereka. Jika keadaan benar-benar memaksa baru anda akan minta maaf.
  4. Secara langsung dan terbuka meminta maaf atas kesalahan yang telah anda perbuat dan langsung merubah dan memperbaiki sikap supaya tidak mengulang kesalahan lagi.
  • Jika anda bertemu seorang teman yang kemudian menceritakan kembali sebuah kejadian / peristiwa dimana anda saat dalam kejadian itu telah melakukan kesalahan / hal yang tidak tepat sehingga mendapatkan malu dan ditertawakan didepan umum / banyak orang, maka anda :
  1. Langsung marah dan memperingatkan teman anda tersebut untuk tidak menjadikan diri anda sebagai bahan lelucon.
  2. Merasa tersinggung dan secara halus menasehati orang tersebut untuk tidak membicarakan orang lain karena bisa menyinggung perasaan orang.
  3. Mengalihkan pembicaraan dengan membicarakan hal-hal baik dan keberhasilan yang anda selama ini untuk menutupi rasa malu dan memberikan “image” bahwa anda yang sebenarnya tidaklah seperti dalam kejadian itu, walaupun dalam hati anda mengakui bahwa kejadian tersebut memberikan pelajaran pada diri anda.
  4. Merasa lucu dan ikut menertawakan diri karena “kebodohan” yang telah anda lakukan saat itu serta menceritakan pada teman anda bahwa pada kejadian tersebut justru tidak dapat anda lupakan karena telah memberikan sebuah pelajaran yang sangat berharga serta mempengaruhi anda selanjutnya.

 

Jawaban Test

“Apakah Aku Sakit Hati ?

  • Setiap jawaban A bernilai : 1
  • Setiap jawaban B bernilai : 2
  • Setiap jawaban C bernilai : 3
  • Setiap jawaban D bernilai : 4

Jika total nilai yang anda dapatkan :

  1. 7 – 12
    Anda tergolong orang yang sangat mudah menjadi sakit hati, dan jika mengalami sakit hati maka anda akan sangat sulit untuk menetralisir keadaan.
    Tips : Belajarlah untuk lebih bersabar dan membuka diri untuk mengerti sekeliling anda.
  2. 13 – 18
    Anda cenderung mudah sakit hati walaupun anda sudah tahu bahwa itu adalah konsejuensi yang harus dihadapi.
    Tips : jujurlah terhadap diri dan belajarlah menyesuaikan diri dalam lingkungan.
  3. 19 – 24
    Anda adalah orang yang dewasa dan mampu mengendalikan diri terhadap lingkungan sehigga sangat sulit untuk sakit hati.
    Tips : Pertahankan dan teruslah meningkatkan diri.
  4. 24 – 28
    Anda adalah seorang yang tidak bisa sakit hati karena anda takut dan tidak mau sakit hati, dengan segala kemampuan yang ada anda berusaha agar mampu menutupi perasaan dan emosi anda untuk sakit hati, hal ini biasanya karena anda mempunyai alasan-alasan kuat tertentu yang dianggap menempati faktor kepentingan yang lebih tinggi sehingga untuk itu anda “rela” membiarkan hati dan emosi anda tidak bebas.
    Tips : Biarkanlah emosi dan perasaan anda bermain bebas dalam diri anda dengan bataas kendali menggunakan etika dan moral yang tinggi.

 

Namun jika anda merasa bahwa anda tidak seperti diatas maka anda sudah dapat dikategorikan manusia yang sempurna dalam urusan mengendalikan perasaan dan emosi anda.

 

Begitulah kira-kira hasil test anda, adapun test ini sendiri hanya merupakan sebuah simulasi kecil dan sederhana yang bersifat kecenderungan umum.

 

Jika hasil test anda ternyata tidak sesuai dengan gambaran dan pandangan Anda terhadap diri anda dalam hal sakit hati maka anda tidak perlu merasa “sakit hati” karena kamipun sadar bahwa masih ada perkecualian-perkecualian terhadap diri seseorang yang mungkin belum atau tidak terakomodir dalam test sederhana diatas tersebut.

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*