Intan Dalam Debu – the web

JHI KUNG

Posted by adminidb September 30, 2013, under Volume 8 | No Comments





JHI KUNG

Dari : Lie Tung Sen (Bali)

 

Untuk melatih Jhi Kung, kita harus mengerti dasar dari Jhi Kung dan proses-proses yang akan dijalani.

Proses-proses tersebut adalah sebagai berikut:

  • Posisi duduk sila, dubur ditarik ke atas dan perut dikecilkan serta dada dikembangkan.
  • Mulanya hanya tarik napas dalam-dalam untuk mengembangkan seluruh potensi paru-paru. Kalau sebelum latihan, paru-paru kita maximum hanya berfungsi sekitar 70%, kemudian kita berlatih agar fungsi paru-paru bisa mencapai tingkat yang paling maximal (kalau bisa mencapai 100%).
  • Tahap berikutnya mencapai JHI JEN TAN DIEN, dimana Jhi ditekan ke Tan Dien dan didiamkan beberapa lama (ini berfungsi seperti charger accu).
  • Tahap berikutnya JHI KWAN TAN DIEN, dimana Jhi ditekan ke Tan Dien sebentar, kemudian mengelilinginya dan kemudian melintasinya.
  • Tahap berikutnya adalah JHI DUNG PAI MEK, dimana Jhi dapat diatur mengalir / menyebar keseluruh bagian tubuh.
  • Tahap berikutnya Jhi dari Tan Dien dialirkan kearah bawah dan kebelakang (Tulang ekor) dan terus keatas dari tulang belakang ke kepala, kemudian diteruskan ke bibir atas (ini adalah melalui saluran TUK MEK).
  • Kemudian yang REN MEK, yaiutu Jhi dialirkan dari Tan Dien keatas melalui dada menuju bibir bawah.
  • Jika Jhi sudah bertemu di bibir atas dan bawah inilah yang disebut TA DUNG REN TUK MEK yang CEN DONG (bukan yang IE DONG / fantasi).

Uraian diatas adalah dasar dari Jhi Kung, tetapi perlu diketahui bahwa kondisi tubuh manusia itu berlainan satu dengan yang lainnya, sehingga perlu perhatian kita sebagai pemilik tubuh serta bimbingan dari Dewa sewaktu berlatih. Bagian-bagian tubuh kita yang belum beres dibereskan dahulu sebelum mencapai tahap-tahap tertentu, dan untuk mencapai tahap terakhir kita harus bisa ERL DUNG SEN, sehingga bimbingan dari Dewa bisa kita ikuti sampai berhasil.

Bilamana pada saat latihan, misalnya pada bagian dada kanan ada yang kurang eres, maka mungkin Dewa akan mengarahkan Jhi ke bagian tersebut untuk membereskannya, dan bahkan bila sampai sakit, kita perlu membantu dengan meminum obat-obatan tertentu untuk membereskan bagian tersebut.

Perlu diingat kita berlatih berdasarkan bimbingan dari Dewa, ini yang disebut SHEN THIAN JHI KUNG, sedangkan yang berlatih sendiri berdasarkan dasar / teori yang ada (HO THIEN JHI KUNG), bila kondisi tubuh ada yang tidak beres akan sulit dan bisa membahayakan.

Demikian uraian tentang Jhi Kung dan bila kita telah melatihnya dan ada sesuatu yang menimbulkan tanda tanya sebaiknya kita bertanya pada pembimbing atau senior kita.

 

Dari : Lie Tung Sen (Bali)

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*