Intan Dalam Debu – the web

KENALI GAYA BERPIKIR ANDA !

Posted by adminidb December 10, 2013, under Volume 9 | No Comments

KENALI GAYA BERPIKIR ANDA !

Dikutip dari “Quantum Learning, Bobbi DePorter & Mike Hernacki”

 

Dari 15 buah kelompok kata yang masing-masing terdiri dari 4 kata di bawah ini, pilihlah 2 dari 4 buah kata yang menurut anda paling menggambarkan diri anda.

Sekali lagi, 2 buah kata, tidak lebih tidak kurang !

Lalu bubuhkan angka 1 pada huruf yang berada di sebelah kiri dari kata-kata yang anda pilih.

Tidak ada jawaban yang benar atau salah, tapi harus jujur lho ! Supaya hasilnya benar-benar menggambarkan diri anda.

1 A Imajinatif 9 A Pembaca
   B Investigatif    B Suka Bergaul
   C Realistis    C Mampu Memecahkan Masalah
   D Analitis    D Perencana
2 A Teratur 10 A Penghafal
   B Mudah Beradaptasi       B Berasosiasi
   C Kritis       C Berfikir Mendalam
   D Penuh Rasa Ingin Tahu       D Pemulai
3 A Suka Berdebat 11 A Pengubah
   B Langsung Pada Permasalahan       B Penilai
   C Suka Mencipta       C Spontan
   D Suka menghubung-hubungkan       D Mengharapkan Arahan
4 A Personal 12 A Berkomunikasi
   B Praktis       B Menemukan
   C Akademis       C Waspada (Hati-hati)
   D Suka Bertualang       D Menggunakan Nalar
5 A Tepat 13 A Suka Tantangan
   B Fleksibel       B Suka Berlatih
   C Sistematis       C Peduli
   D Penemu       D Memeriksa
6 A Suka Berbagi 14 A Menyelesaikan Pekerjaan
   B Teratur       B Melihat Kemungkinan-Kemungkinan
   C Penuh Perasaan       C Mendapatkan Gagasan-Gagasan
   D Mandiri       D Menafsirkan
7 A Kompetitif 15 A Mengerjakan
   B Perfeksionis       B Berperasaan
   C Kooperatif       C Berfikir
   D Logis       D Bereksperimen
8 A Intelektual
   B Sensitif
   C Kerja Keras
   D Mau Mengambil Resiko

 

Jumlahkanlah huruf yang anda peroleh !

Misalnya : A = 4

B = 3

C = 6

D = 2

Hasil :
Nilai Gaya Berpikir

A Sekuensial Konkret

B Sekuensial Abstrak

C Acak Abstrak

D Acak Konkret

 

Gaya berfikir yang nilainya paling tinggi adalah gaya berpikir anda.

Keterangan rinci tentang gaya berpikir pada bagian “jawaban”.

 

JAWABAN GAYA BERFIKIR

Anthony Gregorc, profesor di bidang kurikulum dan pengajaran dari Universitas Conecticut menyimpulkan bahwa dalam berfikir didominasi oleh dua konsep, yaitu :

  1. Konsepsi tentang obyek/wujud yang dibedakan menjadi persepsi konkret dan abstrak, seperti filsuf tentunya lebih banyak menggunakan persepsi yang abstrak dibanding kuli bangunan yang cenderung pada hal yng konkret (kecuali filsuf yang jadi kuli bangunan.
  2. Kemampuan pengaturan secara sekuensial (linear) dan acak (non linear). Mereka yang sekuensial seperti jam, berurut, setelah jam 1 pasti ke jam 2,3,4 dst, sedangkan yang acak sebaliknya meloncat-loncat, bahkan yang satu belum selesai sudah pindah ke yang lain.

 

Jika kedua konsep tersebut dikombinasikan, maka didapat 4 kelompok gaya berpikir, yaitu:

  • Sekuensial Konkret,
  • Sekuensial Abstrak,
  • Acak konkret
  • Acak Abstrak.

 

Memang tidak semua orang dapat diklasifikasikan ke salah satunya, namun demikian kebanyakan kita cenderung pada yang satu daripada yang lainnya.

 

Anda perlu mengetahui gaya berpikir yang dimiliki, karena aktivitas-aktivitas yang berbeda memerlukan cara berfikir yang berbeda pula sehingga anda dapat mengembangkan cara berfikir yang lain dalam diri anda disamping meningkatkan kekuatan dari gaya berpikir yang anda miliki.

 

Dengan mengetahui gaya berfikir orang lain, kita bisa memaksimalkan hubungan kita dengan orang tersebut (murid, teman, bawahan, dll) terutama dalam penyampaian gagasan atau perintah.

 

Sekuensial Konkret

Pemikir sekuensial konkret berpegang pada kenyataan (yang nyata-nyata) aja, ogah mikir yang nggak jelas juntrungannya) dan teratur (kayak serdadu, pagi jam segini kudu ngapain, entar setengah siang kudu ngapain, agak sorean dikit kudu ngapain, udah jelas jadwalnya).

 

Mereka biasanya sangat teliti, detail, memperhatikan dan mengingat realitas dengan mudah, kejadian-kejadian, informasi, rumus-rumus dan aturan-aturan yang njelimet dengan mudah mereka ingat. Catatan atau makalah adalah cara baik bagi orang-orang ini untuk belajar. Mereka sangat suka pengarahan dan prosedur khusus. Karena kebanyakan dunia bisnis diatur dengan cara ini, mereka menjadi orang-orang bisnis yang sangat baik.

 

Seorang pemikir sekuensial konkret cenderung untuk memilih liburan yang pernah dilakukan sebelumnya, pergi ke tempat yang sama, memilih biro perjalanan yang sama, dan melakukan aktivitas yang sama. Kapan dan kemana akan pergi, berapa lama akan pergi, berapa lama akan tinggal, berapa banyak uang yang akan dihabiskan  semua sudah direncanakan mungkin dengan memasukkan uang ke dalam amplop yang terpisah untuk setiap keperluan.

 

Acak Konkret

Pemikir tipe ini mempunyai sikap eksperimental (suka coba-coba, trial and error) yang diiringi dengan perilaku yang kurang terstruktur. Mereka lebih berorientasi pada proses dari pada hasil, proyek-proyek yang mereka kerjakan seringkali tidak berjalan sesuai dengan yang mereka rencanakan, karena waktu-nya habis untuk mengerjakan sesuatu yang tidak direncanakan karena terlalu meng-eksplore permasalahan-permasalahan yang muncul. Mereka yang berfikir tipe ini, enggak suka diatur dan cenderung ogah mikir yang rumit-rumit.

 

Acak Abstrak

Mereka yang berfikir Acak Abstrak dunianya diselubungi perasaan dan emosi. Mereka tertarik pada nuansa dan sebagian lagi cenderung pada mistisme (berbakat jadi dukun). Kebalikan dengan yang sekuensial konkret, mereka yang berfikir acak abstrak merasa terkekang jika berada di lingkungan yang sangat teratur, sehingga mereka akan tersiksa jika bekerja di bank, asuransi atau perusahaan sejenis. Mereka senang dengan ketidak-teraturan dan menyukai berhubungan dengan orang-orang.

 

Walaupun orang-orang tipe ini cukup banyak jumlahnya, namun dunia tidak akan berjalan dengan gaya ini.

 

Bertolak belakang dengan sekuensial konkret, mereka yang berfikir Acak Abstrak, jika berlibur mungkin akan pergi ke suatu tempat yang belum pernah dikunjungi, tempat yang pernah diceritakan oleh seseorang dengan sangat menarik dan mengagumkan. Mereka tidak akan menentukan pilihan berlibur berdasarkan brosur. Pemikir acak Abstrak akan mengajak teman-teman bila berlibur, mereka ingin liburan mereka tidak teratur dan begitu tiba di tempat liburan, akan melakukan apa saja yang terasa menyenangkan pada saat itu. Makanya mereka yang berfikir Acak abstrak enggak cocok kalo liburan bareng teman sama yang sekuensial konkret, bisa-bisa cakar-cakaran.

 

Sekuensial Abstrak

Filosof dan ilmuwan peneliti ternama mempunyai cara berfikir tipe ini, mereka berfikir dalam konsep dan menganalisa informasi. Dunia mereka dunia teori metafisis dan pemikiran abstrak. Mereka sangat menghargai orang-orang dan peristiwa-peristiwa yang teratur rapi. Proses berfikir mereka logis, rasional dan intelektual. Aktivitas favorit mereka adalah membaca, dan jika mereka mengerjakan sesuatu mereka akan melakukan dan memikirkan secara mendalam. Mereka ingin mengetahui sebab-sebab dibalik akibat dan memahami teori-teori dan konsepnya. Biasanya mereka lebih suka bekerja sendiri daripada berkelompok.

 

Dikutip dari “Quantum Learning, Bobbi DePorter & Mike Hernacki” tanpa seijin penulis dan penerbit

Share

No comment yet.

Leave a Reply








*